Monday, July 27, 2015

Day 1 : It’s Time for Sakura Country!

Dreamland Traveller


Day 1 : It’s Time for Sakura Country!
            Setelah cukup lama tidak traveling, kali ini Dreamland kembali berkesempatan untuk menjelajahi sebuah negara maju di Asia Timur yang terkenal dengan tradisinya yang sangat kental. Tentu perjalanan ini menjadi istimewa karena dilakukan dalam format yang berbeda dan menyeluruh. Jika sebelumnya Dreamland hanya fokus pada sebuah kota dan destinasi di sekitarnya, kali ini Dreamland akan menjelajahi 1 negara secara utuh dari utara hingga selatan. Dreamland akan menjelajahi negara yang dikenal dengan keindahan bunga sakuranya secara mendalam.
            Perjalanan bermula ketika Dreamland berangkat dari rumah menuju Bandara Internasional Husein Sastranegara (BDO) pada pukul 15.00. Pesawat Dreamland akan berangkat pukul 16.45, sehingga Dreamland harus menunggu cukup lama di bandara. Seperti biasa, aktivitas yang Dreamland lakukan adalah masuk ke konter check-in, melakukan verifikasi dokumen, mengantri di imigrasi, dan akhirnya menunggu di ruang tunggu yang sudah sangat familiar bagi Dreamland.
            Rupanya saat Dreamland berangkat, Bandara Husein Sastranegara ini sedang dibangun dan direnovasi menjadi lebih bagus. Salut untuk Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung yang berhasil memulai sebuah pembangunan infrastruktur vital di Bandung mengingat bandara adalah pintu masuk Indonesia yang memberi kesan pertama bagi wisatawan asing yang berkunjung. Semoga renovasi bandara ini berjalan dengan cepat dan cermat, sehingga dapat segera digunakan oleh penumpang pesawat dengan maksimal.
            Secara umum, kondisi Bandara Internasional Husein Sastranegara sudah cukup rapi dengan tidak ada lagi pungutan Airport Tax yang harus dibayar terpisah dengan tiket pesawat. Selain itu, ada beberapa tenant baru yang dibuka di bandara, sehingga terlihat lebih meriah. Ruang tunggu bandara internasional sendiri sayangnya mengalami kemunduran karena charger portable yang sebelumnya ada di ruang tunggu sekarang dihilangkan. Hanya saja, komputer untuk internet dan ruang menyusui tetap ada. Sayangnya, fasilitas Wi-Fi gratis masih tetap tidak ada sampai saat ini. Semoga saja dapat segera diadakan.
            Setelah menunggu sekitar 1 jam, akhirnya Dreamland diminta masuk ke dalam pesawat. Dreamland pun segera turun membawa barang bawaan, kemudian masuk ke dalam pesawat setelah berjalan sekitar 300 m. Dreamland pun segera duduk di kursi yang telah ditentukan. Tak lama kemudian, pintu pesawat ditutup. Penerbangan menuju Kuala Lumpur pun akan segera dimulai. Dreamland berharap rangkaian perjalanan selama 2 minggu ini dapat berjalan dengan lancar sesuai rencana.
            Singkat kata, pesawat AirAsia yang membawa Dreamland dari Bandung ke Kuala Lumpur menempuh perjalanan selama kurang lebih 2 jam 20 menit. Sesampainya di Kuala Lumpur, Dreamland segera berjalan keluar menuju imigrasi yang letaknya 1 km dari pintu keluar pesawat. Sebelumnya Dreamland mengisi air minum terlebih dahulu di drinking fountain yang ada di dekat toilet kedatangan.
            Secara umum, klia2 tidak mengalami perubahan apapun semenjak Dreamland tinggalkan pada Januari 2015 pada Taiwan Trip. Setelah melewati pemindai panas tubuh untuk mencegah virus MERS, akhirnya Dreamland tiba di imigrasi dan mendapat cap masuk Malaysia. Dreamland pun segera berjalan keluar menuju mal Getaway @klia2. Dreamland mengisi waktu menunggu penerbangan ke Osaka, Jepang dengan menjelajahi setiap toko yang ada di mal bandara ini.
            Dreamland melihat bandara klia2 saat ini jauh lebih lenggang karena ada beberapa toko yang tutup di mal Getaway @klia2 ini. Dreamland melihat ada fasilitas penyimpanan bagasi, restoran, aksesoris HP, butik, dan lain sebagainya yang dijajakan di klia2. Satu hal yang menarik perhatian Dreamland adalah adanya pameran lukisan Pray For Sabah yang menampilkan lukisan dan foto dari seniman asal Malaysia. Kualitasnya cukup baik dan lumayan untuk waktu tunggu keberangkatan pesawat.
            Setelah itu, Dreamland pun masuk ke ruang keberangkatan pesawat dengan verifikasi dokumen perjalanan terlebih dahulu. Dreamland pun masuk ke dalam, antri di konter imigrasi, dan menjalani pemeriksaan barang bawaan tahap 1. Setelah itu, Dreamland harus berjalan sepanjang 700 m sebelum akhirnya sampai di konter Duty Free yang bernuansa parfum. Mengingat tempat keberangkatan Dreamland ada di Gate Q, maka Dreamland pun turun dan menunggu di bawah.
            Selama menunggu, Dreamland hanya berkeliling fasilitas yang ada di bandara, kemudian mencari colokan untuk isi listrik HP agar tetap penuh. Rupanya mencari colokan di klia2 membutuhkan perjuangan yang cukup berat karena semuanya dimonopoli oleh traveler lain. Akhirnya Dreamland menemukan colokan dekat mesin ATM dan toilet yang ada di sayap kanan ruang satelit. Tak ketinggalan ada orang Korea juga yang melakukan pengisian baterai di dekat Dreamland. Pengalaman menjadi fakir colokan ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.
            Setelah menunggu selama kurang lebih 1,5 jam, akhirnya Dreamland masuk ke ruang keberangkatan akhir dengan pemeriksaan bagasi tahap 2. Dreamland segera menuju pintu Q10 untuk destinasi keberangkatan menuju Osaka Kansai, Jepang. Rupanya penumpang menuju Jepang ini kebanyakan orang Malaysia, ada juga orang Indonesia, dan tentunya orang Jepang yang pulang kembali ke negaranya.
            Pesawat sendiri dijadwalkan akan berangkat pukul 01.00, tapi pukul 00.35 semua penumpang sudah diminta masuk ke dalam pesawat. Nah saat pukul 01.00 tiba, pesawat tidak kunjung berangkat karena tidak mendapat ACC dari Osaka Kansai. Jadilah keberangkatan molor selama 30 menit. Penumpang sendiri sudah mulai gusar, bolak balik WC, makan buah-buahan, dan ngobrol sana sini dengan volume keras. Sementara pramugari dan pramugaranya pun bingung dengan apa yang harus dilakukan. Fenomena keterlambatan pesawat ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.
Singkat kata, setelah mata terasa sangat mengantuk, akhirnya pesawat AirAsia X akan segera diberangkatkan. Pramugari dan pramugara pun memperagakan alat keselamatan yang sudah sangat dihafal itu sesuai petunjuk dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Pesawat pun lepas landas dan meninggalkan Kuala Lumpur pada 01.45. Petugas mulai membagikan kartu kedatangan Jepang yang harus diisi dan bea cukai. Seperti biasa, makanan pun mulai dibagikan 1 jam setelah pesawat berangkat. Dreamland membeli Chicken Teriyaki dan menyimpannya terlebih dahulu untuk sarapan pagi karena belum lapar.
Tak sabar rasanya Dreamland bangun dan menghirup udara Jepang pagi hari nanti. Nantikan kisah perjalanan Dreamland Traveller dalam menjelajahi Osaka hanya di Dreamland Traveller!

Bandung, Kuala Lumpur, 9 Juli 2015

Dreamland Traveller

Catatan:
- Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung (BDO) tidak lagi menagih pembayaran airport tax di bandara, melainkan dibayar langsung saat pembelian tiket.
- Jangan lupa untuk melakukan check in dan print tiket pesawat AirAsia di rumah agar tidak terkena biaya tambahan saat berada di bandara.
- Jangan lupa untuk tidak membawa cairan lebih dari 100 ml agar tidak disita saat berada di pemeriksaan hand carry.
- Siapkan visa dan berbagai dokumen pelengkap lainnya saat pergi ke negara yang membutuhkan visa agar tidak mendapat halangan saat akan berangkat ke negara tujuan.
- Siapkan kesehatan dan tidur yang cukup agar stamina saat liburan tetap terjaga dengan baik, khususnya untuk penerbangan dini hari.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.