Tuesday, October 27, 2015

Day 2 : Wedding Ceremony and Celebration

Dreamland Traveller


Day 2 : Wedding Ceremony and Celebration
            Pagi pun tiba dengan cepat di Pekanbaru. Dreamland pun segera bersiap-siap untuk sarapan dan berganti pakaian mengingat hari ini Dreamland harus mengikuti prosesi pernikahan secara utuh dari awal hingga akhir. Ketika Dreamland turun untuk sarapan pagi, rupanya tamu hotel sudah berduyun-duyun memenuhi tempat breakfast. Makanan yang disediakan pun sudah hampir habis dan terbatas. Alhasil, Dreamland harus cepat mengambil makanan agar tidak kehabisan. Pentingnya bangun lebih pagi untuk sarapan akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.
            Setelah itu, mobil yang akan membawa Dreamland dan rombongan ke Gereja untuk pemberkatan pernikahan pun sudah siap. Dreamland pun segera mempersiapkan diri dan naik ke mobil yang akan membawa Dreamland ke Gereja Kristen Indonesia Pekanbaru di Jalan Tanjung Datuk. Setibanya di tempat acara, Dreamland segera masuk dan naik ke aula kebaktian untuk menunggu kedua mempelai datang ke lokasi acara pemberkatan pernikahan. Jemaat yang hadir terus berdatangan dan dipisahkan tempat duduknya menurut kekerabatan pada mempelai pria atau wanita.
            Setelah menunggu selama hampir 1 jam, akhirnya kedua mempelai tiba juga dengan kedua orang tua mereka. Diawali dengan orang tua mempelai pria, dilanjutkan dengan mempelai pria, kemudian orang tua mempelai wanita, dan akhirnya mempelai wanita beserta dayang-dayangnya (bridesmaid). Kedua mempelai langsung duduk di bagian depan tengah aula untuk mendapat siraman Firman Tuhan dari Pdt. Armin L. Khotbah hari ini dibawakan dalam 2 bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin.
            Liturgi ibadah pun dibawakan dalam format GKI secara khusyuk. Hal menarik yang terjadi dalam ibadah adalah pengucapan janji suci pernikahan yang mendapat sambutan meriah dari jemaat, serta pembukaan cadar mempelai wanita oleh mempelai pria. Setelah kedua mempelai diberkati oleh pendeta, mereka pun menandatangani sertifikat pernikahan yang menyatakan bahwa mereka sudah sah sebagai suami istri. Momen mengharukan terjadi tatkala mempelai pria dan wanita menghampiri orang tua mereka untuk mengucapkan salam perpisahan karena akan melepas masa lajang mereka. Banyak jemaat yang meneteskan acara dalam sesi ini.
            Setelah semua rangkaian ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama di lantai bawah aula kebaktian. Selanjutnya Dreamland dan rombongan diantar kembali ke hotel untuk mengikuti acara te pai. Acara te pai sendiri dilakukan di Hotel Furaya. Mengingat acara te pai terjadi penundaan yang cukup lama, Dreamland pun memutuskan untuk berkunjung ke toko oleh-oleh terlebih dahulu yang ada di seberang hotel, yakni Toko Kembang Sari. Banyak sekali kudapan yang bisa dibeli di sini, mulai dari Keripik Ikan Lomek, Dodol Durian Asli, Bolu Gulung, dan lain sebagainya.
            Sesudah memilih sejumlah oleh-oleh yang akan dibeli, Dreamland pun kembali lagi ke hotel untuk mengikuti prosesi te pai yang ternyata masih juga belum dimulai. Setelah menunggu lagi selama 10 menit, akhirnya kedua mempelai datang dan prosesi pun akan segera dimulai. Prosesi te pai ini adalah salah satu tradisi Tionghua yang masih dilakukan sebagai penghormatan terhadap orang tua dan meminta doa restu agar perjalanan pernikahan mereka dapat berjalan dengan lancar.
            Acara te pai dimulai dari orang tua yang paling tua, yakni kakek atau kung-kung dalam bahasa Tionghua. Sayang sekali rasanya jika melihat kung-kung sendirian karena nenek baru saja dipanggil Tuhan pada 25 Juni silam. Ya itulah kehidupan. Terkadang kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, meskipun sudah direncanakan secara matang. Hal ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Sesudah itu dilanjutkan kedua orang tua mempelai, saudara orang tua mempelai berdasarkan urutan umur, dan akhirnya saudara sepupu yang mengucapkan selamat.
            Te pai ini dilakukan dengan pemberian teh dari mempelai, kemudian orang yang diberi akan memberikan angpao atau kalung sebagai kenang-kenangan terakhir. Mengapa disebut kenang-kenangan terakhir? Menurut informasi yang Dreamland terima, seseorang yang sudah menikah TIDAK akan lagi mendapat bantuan dana dari orang tua dan harus memberi justru saat Tahun Baru Imlek tiba pada saudara atau anak  kecil yang belum menikah. Cukup menarik bisa mengikuti prosesi adat Tionghua yang menjadi akar budaya Dreamland ini. Kami pun menutup prosesi ini dengan foto bersama.
            Setelah prosesi te pai berakhir, Dreamland langsung mengisi waktu yang sangat terbatas dengan jalan-jalan ke mal Pekanbaru. Mal Pekanbaru ini boleh dikatakan cukup sepi jika dibandingkan mal di kota besar yang ada di Pulau Jawa. Kalau boleh disetarakan mungkin seperti mal di Cianjur atau Sukabumi yang penjualnya masih berupa kios-kios terpisah. Mal ini sendiri mempunyai toko baju, wahana bermain dan foodcourt, pameran buku, serta supermarket. Dreamland sendiri hanya berjalan-jalan dan membeli baju saja karena motifnya disukai. Sesudah mengisi waktu selama 2 jam untuk berjalan-jalan, Dreamland berjalan pulang kembali ke Hotel Furaya karena waktu yang mepet untuk bersiap-siap mengikuti resepsi pernikahan.
            Dreamland pun sempat mampir ke jalan yang dipenuhi kuliner lokal untuk melihat dan mencicipi beberapa kudapan khas Pekanbaru mengingat ini adalah hari terakhir Dreamland untuk menikmati Pekanbaru. Kuliner yang dijual, antara lain martabak, pempek Palembang, kue pancung, kue pukis, dan lain sebagainya. Setelah itu, Dreamland mampir lagi ke Pasar Buah Pekanbaru dan kembali menuju hotel. Di hotel, rupanya semua orang sedang bersiap-siap untuk menuju resepsi pernikahan yang ada di aula Hotel Furaya.
            Mengingat Dreamland adalah keluarga dari mempelai wanita, Dreamland pun duduk di bagian meja khusus di paling depan dekat panggung, sehingga bisa mendapatkan pemandangan paling strategis. Saat datang ke resepsi, pihak keluarga masih bersiap-siap untuk menyambut tamu dengan bersalaman. Sebelum masuk ke tempat acara, Dreamland sempat memanfaatkan jasa foto instan yang ada di depan dengan dekorasi yang telah disediakan. Resepsi malam ini dilakukan dengan konsep cia ciu atau meja bundar.
            Acara resepsi sendiri berlangsung meriah karena aula yang luas dan tamu undangan yang sangat banyak hadir di sini. Prosesinya sendiri sangat umum, yakni potong kue pengantin, bersulang, dan wedding kiss. Banyak sekali suguhan yang disajikan, mulai dari makanan, tarian, nyanyian, dan lain sebagainya. Sepanjang acara, live music yang menyanyikan lagu-lagu khas pernikahan terus berkumandang, tak ketinggalan juga penyanyi spesialis bahasa Mandarin yang memukau dengan teknik vokal yang meliuk-liuk. Acara pun berakhir tatkala sesi foto bersama mempelai, serta semua tamu undangan sudah meninggalkan tempat acara.
             Dreamland pun segera kembali ke kamar untuk beristirahat, mandi, dan tidur mengingat esok hari Dreamland harus pulang kembali ke Bandung karena jadwal pesawat AirAsia yang sangat pagi, yakni 09.00. Senang sekali rasanya bisa mengikuti prosesi pernikahan secara utuh hari ini dan melihat sekilas mal Pekanbaru!

Pekanbaru, Indonesia, 10 Oktober 2015

Dreamland Traveller

Catatan:
- Pekanbaru merupakan kota ketiga terbesar di Pulau Sumatera.
- Sebagai kota yang berada dekat dengan wilayah Malaysia, pengaruh budaya Melayu sangatlah kentara dalam berbagai hal, mulai dari makanan, bentuk bangunan, budaya, cara berbicara, dan lain sebagainya.
- Berbagai wisata yang bisa dikunjungi di Pekanbaru, antara lain Taman Rekreasi Danau Wisata Bandar Khayangan, Taman Puteri Kaca Mayang, Bandar Serai, Dekranasda Pekanbaru, Museum Sang Nilai Utama, Pasar Bawah, Plaza Senapelan, Masjid Agung An-Annur, Mesjid Raya, dan lain sebagainya.
- Mengingat kebakaran hutan sangat sering sekali terjadi di Pekanbaru, pastikan untuk menyiapkan masker untuk menutupi hidung saat berjalan-jalan di Pekanbaru.
- Pastikan untuk membeli kudapan khas Pekanbaru untuk merasakan kekayaan cita rasa nusantara.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.