Saturday, January 21, 2012

Day 1 : Phuket, I’m Coming!

Exclusive Report Dreamland Traveller
Grand Prize Winner of Revel Indonesia’s Facebook Contest

Day 1 : Phuket, I’m Coming!
Masih segar di ingatan saya bulan Oktober 2011 lalu. Secara tidak sengaja, saya melihat sebuah iklan menarik di media massa. Tertulis di sana “Tulis The Most Provocative Story dalam hidup lo dan menangkan jalan-jalan ke Phuket”. Sebagai seorang pengguna sosial media, khususnya Facebook yang aktif, saya pun mencari official fans page Revel Indonesia yang mengadakan acara tersebut. Dengan semangat, saya pun klik Like pada halaman tersebut dan menemukan kuis yang sangat menarik dan beda daripada yang lain.

Kuis ini diadakan selama 5 minggu. Setiap minggunya, dipilih 3 pemenang untuk mendapatkan jam tangan eksklusif dari Revel Indonesia. Kuis ini dapat diikuti oleh semua pengguna sosial media di Indonesia dengan menceritakan pengalaman paling provokatif hanya dalam 100 kata saja di wall Revel Indonesia. Pokoknya cerita harus menggambarkan sisi Revel kita yang beda daripada yang lain. Setelah 2 minggu keberuntungan belum berpihak karena kurang provokatif dibanding peserta-peserta lainnya, akhirnya saya pun terpilih menjadi pemenang pertama di minggu ke-3. Berikut posting saya yang menghantarkan menuju pemenang mingguan. Check it out!

Aku pernah cobain bungee jumping di Bali. Berhubung sama teman-teman gue jadi gue coba beranikan diri buat coba. Padahal dalam hati takut banget. Eh pas sampai di atas, kaki aku udah gemetaran. Berhubung udah terlambat dan terlanjur di atas, akhirnya aku terjun juga dari atas. Saking takutnya aku teriak melengking banget karena suara aku emang cempreng. Eh aku ga nyadar aksi aku direkam anak2. Tanpa gue sadari mereka masukin video lompatan maut aku ke YouTube dan tadaaaa.... aku langsung terkenal di kampus gara2 aksi konyolku ini. Fiuh untung videonya sudah dihapus. aib aib memang

Pastinya senang sekali menjadi pemenang mingguan. Hadiah jam tangan keren dari Revel Indonesia pun meluncur ke rumah saya dengan selamat. Akhirnya, setelah melalui 5 minggu kuis yang menegangkan dan telah terpilih 15 pemenang mingguan, tiba saatnya Revel Indonesia mengumumkan tahap selanjutnya, yakni tahap voting untuk menentukkan pemenang grand prize yang akan mendapatkan jalan-jalan gratis ke Phuket. Saya pun sangat senang karena bisa menempatkan diri di posisi 15 besar dan berkesempatan memenangkan hadiah yang sangat menggiurkan ini.
            
Finally, babak voting pun dibuka sekitar 1 minggu setelah periode minggu ke-5 berakhir. Dengan ketat, saya bersaing perolehan suara dengan Amerta Nugraha. Perjuangan, kerja keras, dan tentunya keberuntungan dalam mengumpulkan suara pada akhirnya menghantarkan saya menjadi pemenang grand prize Revel Indonesia pada 20 November 2011. Senang sekali rasanya bisa mendapatkan hadiah jalan-jalan gratis dari kuis Facebook. Sangat jarang sekali official fans page produk lainnya mengadakan program menarik semacam ini dengan hadiah jalan-jalan ke luar negeri. Revel Indonesia memang menunjukkan sisi Rebel dan hadiah yang out of the box dibandingkan produk lainnya yang kebanyakan memberikan hadiah gadget canggih.
Revel Indonesia pun mengontak saya untuk mengurus agenda perjalanan ke Phuket yang akan dilaksanakan pada bulan Januari 2012. Dalam perjalanannya, begitu banyak kendala yang kami hadapi, mulai dari tiket pesawat yang habis, local tour yang sulit dihubungi, dan lain sebagainya. Namun semua itu dapat teratasi dengan baik dan akhirnya saya pun mendapat kepastian akan berangkat ke Phuket, Thailand pada tanggal 15 – 18 Januari 2012. Sungguh sebuah pengalaman yang luar biasa dan menyenangkan, tentunya.
Hari demi hari menuju hari keberangkatan pun begitu cepat. Saya pun mempersiapkan segala keperluan travelling yang dibutuhkan, mulai dari passport, pakaian, koper, dan lain sebagainya. Berhubung domisili saya di Bandung, dengan jasa transportasi umum, saya pun berangkat ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 12.00 WIB. Untungnya jalan menuju Jakarta pada saat itu lancar dan tidak ada kemacetan yang berarti, sehingga saya dapat sampai pukul 15.00 WIB untuk melakukan check-in.
Saya pun menuju terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang baru dibangun. Bandara yang khusus melayani penumpang maskapai penerbangan AirAsia ini terlihat sangat megah. Saya pun kagum dengan arsitektur dan struktur bangunan yang modern, futuristik, dan kokoh. Setelah melalui proses pemeriksaan, memasukkan bagasi, dan mengurus berbagai keperluan lainnya, saya pun masuk ke proses imigrasi. Tanpa terasa pukul 17.20 pun tiba begitu cepat dan pesawat pun siap terbang menuju Phuket Internasional Airport di Thailand.
Selama di perjalanan, saya membayangkan bagaimana wujud Phuket yang akan nanti saya temui. Apakah seperti Bali dengan keragaman budaya Hindunya yang kental ataukah pantai indah Belitung yang begitu jernih? Semua pikiran itu ternyata harus saya simpan di hari esok karena malam sudah tiba di Phuket. Saya tiba di bandara Phuket pada pukul 20.10 WIB. Dengan kebingungan, saya pun menuju imigrasi, mengambil koper, dan akhirnya menuju keluar dari bandara. Yes, Phuket, I’m coming!
Bandara Internasional Phuket boleh dikatakan cukup mini. Begitu keluar dari bandara, saya ditawari berbagai macam paket perjalanan wisata menarik. Selain itu, tempat penukaran uang pun begitu banyak berjejer di sepanjang lorong bandara. Karena begitu lelah, saya pun mengabaikan semua dan langsung mencari tempat penyewaan minibus untuk pergi ke hotel yang telah dibooking Revel Indonesia di Patong Beach. Dengan 150 bath, saya pun akhirnya pergi dari bandara menuju hotel yang memakan perjalanan hingga 50 menit.
Sebenarnya pilihan transportasi menuju hotel juga terdapat taksi. Hanya saja, harga taksi jauh lebih mahal dibandingkan minibus. Selain itu juga, jauhnya jarak yang harus ditempuh akan membuat kantong kita terkuras 3 kali lipat dibandingkan menggunakan jasa minibus. Setibanya di hotel, saya pun langsung melakukan check-in dan menyerahkan kode booking kamar. Sebuah keberuntungan pun saya alami, tatkala ketersediaan kamar tipe Standard yang dipesan habis. Saya pun mendapat kamar tipe Family yang jauh lebih luas dan lebih nyaman sebagai gantinya. Akhirnya, kunci kamar 321 pun diberikan, saya pun masuk ke kamar untuk mandi dan beristirahat sejenak.
Setelah itu, saya menyempatkan diri berjalan-jalan sejenak untuk melihat wilayah Patong Beach yang penuh dengan bule-bule. Di sepanjang jalan saya menemukan begitu banyak panti pijat yang siap memberikan pijatan khas Thailand yang sangat terkenal. Tak hanya itu, begitu banyak money changer dan travel agency yang siap menawarkan jasa wisata yang menarik di Phuket. Saya pun menukar sejumlah uang dan membeli paket perjalanan wisata ke Phi-Phi Island untuk tanggal 17 Januari 2012. Setelah itu, saya pun kembali ke hotel dan beristirahat untuk aktivitas esok hari.
This is the end of Day 1 Phuket, Thailand tour. Ikuti kisah Dreamland Traveller selanjutnya untuk mengetahui berbagai wisata di Phuket, Thailand ya!

Lanjut ke Day 2

Informasi Tambahan
1 bath Thailand setara dengan kira-kira 300 rupiah.
Bahasa umum yang digunakan di Phuket, Thailand adalah bahasa Thai dan Inggris.

Phuket, Thailand, 15 Januari 2012

Dreamland Traveller
Facebook : Dreamland Traveller (dreamlandtraveller@gmail.com)
Twitter : @TravelDreamland

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.