Thursday, February 28, 2013

Day 2 : Pesona Keindahan Malacca River dan Kokohnya A’Famosa

Dreamland Traveller

Day 2 : Pesona Keindahan Malacca River dan Kokohnya A’Famosa
            Dreamland Traveller bangun di pagi hari kedua ini dengan penuh semangat. Dreamland mengawali hari ini dengan berjalan kaki ke wilayah Chow Kit yang terkenal dengan kampungnya orang Indonesia di Malaysia. Dreamland menyempatkan sarapan pagi dan membeli beberapa buah di sini sebelum akhirnya mengurus proses check-out dari Tune Hotels.com. Dreamland akan langsung melanjutkan perjalanan kali ini menuju Melaka yang menjadi fokus utama pada perjalanan Dreamland kali ini.






            Dreamland langsung berjalan menuju LRT Sultan Ismail dan membeli tiket menuju Bandar Tasik Selatan. Sambil menunggu kereta yang datang, Dreamland menyempatkan diri berfoto terlebih dahulu di stasiun kereta LRT yang cukup luas ini. Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang. Dreamland pun harus berganti kereta di Chan Sow Lin untuk menuju ke Laluan Sri Petaling yang mempunyai jalur ke Bandar Tasik Selatan.






            Akhirnya setelah perjalanan yang cukup rumit, Dreamland tiba di Bandar Tasik Selatan dan langsung menuju ke Terminal Bersepadu Selatan yang mempunyai rute ke berbagai wilayah di Malaysia. Salah satunya adalah Melaka. Terminal bus ini boleh dikatakan sangat bagus dan hampir menyerupai airport. Suasana yang nyaman, rapi, bersih, terawat, dan teratur membuat Dreamland betah berada didalamnya. Apalagi papan penunjuk keberangkatan bus diatur seolah-olah kita sedang menunggu pesawat. Sangat brilian!






            Dreamland membeli tiket bus seharga 10 RM menuju Melaka dan menunggu di ruang tunggu keberangkatan. Setelah waktu keberangkatan tiba, Dreamland pun langsung naik bus dan duduk dengan nyaman. Bus berlabel Mayang Sari yang Dreamland tumpangi sama seperti bus yang Dreamland naiki dari Johor Bahru ke Melaka pada waktu Singapore Getway Trip pada bulan Oktober 2012 lalu. Hanya saja tarifnya lebih murah. Hehe…






            Perjalanan selama 2 jam pun terasa begitu cepat karena Dreamland tertidur pulas di bus. Bus pun berhenti di Melaka Sentral yang sudah Dreamland kenal sebelumnya. Dreamland pun makan siang sejenak di McDonald sebelum akhirnya mengambil bus nomor 17 yang akan membawa Dreamland menuju penginapan selanjutnya, yakni Aldy Thoo Hotel Chinatown di Jalan Bunga Raya.




            Dreamland pun melewati perjalanan dengan keadaan bus yang penuh sesak menuju Jalan Bunga Raya. Dreamland diberhentikan di halte bus terdekat menuju hotel, kemudian berjalan kaki cukup jauh hingga akhirnya hotel yang sudah dibooking terpampang jelas di hadapan Dreamland. Dreamland langsung masuk ke Aldy Thoo Hotel Chinatown dan melakukan proses check-in. Dreamland sempat berdebat dengan resepsionis hotel dengan sistem booking.com yang baru Dreamland gunakan saat ini. Nanti peristiwa ini akan Dreamland bahas secara detail di Dreamland Traveller Moment ya!






            Setelah meletakkan barang bawaan dan beristirahat sejenak, Dreamland langsung berjalan kaki untuk menjelajahi berbagai tempat wisata menarik yang ada di Melaka. Dengan berjalan kaki, Dreamland menyusuri Jalan Laksamana untuk menuju ikon Melaka. Apalagi kalau bukan St. Paul’s Church. Dengan melewati Sungai Melaka, Dreamland melewati St. Francis Xavier’s Church dan bangunan berwarna merah yang sangat bernuansa historis.






            Dreamland pun akhirnya tiba di lokasi yang dituju. Di kompleks Christ Church, ratusan wisatawan datang untuk berfoto dan mengabadikan momen mereka dengan becak yang sudah dihiasi sedemikian rupa, sehingga sangat menarik. Dreamland berjalan-jalan dan berfoto di Victoria Fountain dan Christ Church, kemudian langsung berjalan naik menuju St. Paul’s Church untuk melihat reruntuhan gereja yang masih kokoh berdiri hingga saat ini.




            Setelah puas melihat-lihat struktur batu yang kokoh ini, Dreamland berjalan turun menuju Porta de Santiago yang lebih dikenal dengan A’Famosa yang menjadi salah satu ikon wisata dari Melaka. Bangunan ini terbilang sangat kecil, namun menjadi sangat fenomenal bagi pariwisata di Melaka. Dreamland pun beranjak ke Menara Taming Sari, namun tidak menaikinya karena harganya cukup mahal dan hanya melihat pemandangan dari atas saja. Dreamland melanjutkan perjalanan ke Maritime Museum dan berhenti di Melaka River Cruise.




            Berhubung rasa penasaran ingin mencoba menaiki kapal di Sungai Melaka, Dreamland pun membeli tiket seharga 15 RM untuk turis asing ini. Pemerintah Melaka boleh dikatakan sangat cerdas dalam mengelola pariwisata mereka, khususnya sungai yang biasa-biasa saja, sehingga dapat menarik minat turis untuk mencobanya. Sungai Melaka sangat terawat dengan baik, tidak ada sampah, serta sepanjang sungai dipagari dengan ornamen yang mengingatkan pada masa lampau.




            Sepanjang perjalanan di kapal selama 40 menit, Dreamland menikmati suasana senja yang teduh di Sungai Melaka. Belasan kafe berjejeran sepanjang sungai, kemudian beberapa bangunan dihias dengan lukisan yang menambah kesan tersendiri bagi siapapun yang melihatnya. Dreamland melewati beberapa jembatan yang dinamai dengan bentuk dan ornamen yang khas. Dreamland sangat menikmati perjalanan ini sambil melihat matahari yang tenggelam di Melaka.


            Sesampainya kembali di dermaga, Dreamland langsung menuju ke Jonker Street atau Jalan Hang Jebat yang terkenal dengan pasar malamnya. Dreamland melihat begitu banyak cinderamata, makanan, dan barang-barang antik yang dijual di Jonker Walk ini. Tak ketinggalan ada show dari warga setempat yang memeriahkan suasana malam hari di Jonker Street. Setelah puas melihat, makan malam, dan menikmati sejumlah jajanan di Jonker Walk, Dreamland kembali ke hotel untuk beristirahat.
            Sepanjang perjalanan menuju hotel, Dreamland melihat suasana Melaka di malam hari sangatlah sunyi. Sangat kontras dengan keramaian Jonker Street di malam hari. Akhirnya sesampainya di hotel, Dreamland langsung beristirahat karena sudah seharian penuh mengeksplorasi keindahan Kota Melaka. Senang rasanya bisa menyaksikan ikon-ikon Melaka secara langsung.

Kuala Lumpur, Malacca, Malaysia, 22 Februari 2012

Dreamland Traveller

Catatan:
- Akses dari Kuala Lumpur menuju Melaka dapat ditempuh dengan bus yang dapat ditemukan di Terminal Bersepadu Selatan.
- Berbagai tempat di Melaka dapat ditempuh dengan bus yang ada di Melaka Sentral.
- Lokasi keramaian malam di Melaka terpusat di Jonker Street.
- Semua lokasi wisata bersejarah di Melaka berdekatan dan dapat diakses dengan berjalan kaki.
- Bagi penggemar wisata belanja dapat menuju Dataran Melaka yang sekelilingnya dipenuhi oleh mal besar.
- Melaka terkenal juga sebagai destinasi kesehatan nomor 2 di Malaysia setelah Penang.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.