Saturday, April 20, 2013

Shop Till You Drop (Part 2)

Dreamland Traveller Moment


Shop Till You Drop (Part 2)
            Berbelanja memang salah satu aktivitas yang disukai oleh kaum Hawa. Membeli berbagai pakaian, aksesoris, dan cenderamata menarik menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan dan mampu menghabiskan waktu berjam-jam. Kaki pegal dan rasa lelah pun seolah sirna oleh tempat belanja yang siap menghabiskan uang secara cepat dan mudah. Fenomena ini rasanya menjadi pemandangan umum tatkala Dreamland berkunjung ke berbagai mal yang ada di Bangkok.
            Puluhan wanita, muda dan tua berjalan kaki dengan santai di Platinum Mal yang ada di kompleks pertokoan Bangkok yang sangat terkenal. Tidak ekspresi capek, pegal, dan letih setelah seharian berbelanja. Mata mereka berbinar dengan indah tatkala melihat berbagai pakaian yang ada di sepanjang lorong yang ada di Platinum Mal. Mungkin itu pemandangan biasa yang terlihat di semua pusat perbelanjaan yang ada di dunia. Namun apa jadinya jika setiap dari mereka mendorong koper kosong yang isinya kemudian penuh semua dengan belanjaan tersebut?  
            Hampir setiap wanita dengan semangat mendorong koper ke setiap lantai di berbagai pusat perbelanjaan yang ada. Entahlah apakah karena model pakaiannya modis atau harganya murah. Namun jika dibilang murah rasanya pun tidak pas karena Mangga Dua harganya jauh lebih murah dibandingkan baju-baju yang Dreamland temui pada umumnya. Anehnya koper yang mereka dorong itu dengan cepat penuh dan tidak habis pikirnya masih saja wanita itu berkeliaran di mal ke sana kemari.
            Dreamland saja kakinya sudah mau copot dan super duper muak melihat pakaian-pakaian yang hampir seragam di setiap lantainya dijajakan. Koper demi koper pun laris manis terjual oleh para wanita yang membawa segepok uang dari berbagai sumber. Entah dari suami, pacar, atau dari hasil *** mereka? Pokoknya belanja dan belanja saja sampai uang ludes semua baru kakinya terasa pegal.
            Setelah itu, saat Dreamland naik ke lantai food court. Para wanita yang tadi sudah sibuk berbelanja di bawah langsung deh bongkar pasang koper mereka. Dikeluarkanlah harta karun mereka yang super melimpah itu di meja makan. Busyet! Entah barang-barang sebanyak itu apa akan mereka pakai sendiri, disumbangkan, dioleh-olehkan, atau dijual kembali. Pokoknya wanita itu terlihat sumringah seolah telah berprestasi menghabiskan harta sang pemberi uang dengan “sangat bijak”.
            Berbelanja memang aktivitas yang wajar selama frekuensinya seimbang antara kebutuhan dan keinginan. Namun tatkala keinginan lebih besar dari kebutuhan bisa jadi uang yang kita tabung ludes seketika karena aktivitas ini. Syukur jika Anda adalah pemilik toko online ternama yang bisa menjual kembali barang yang dibeli dengan harga yang lebih tinggi. Jika tidak, pakaian akan segera ketinggalan jaman jika tidak dipakai pada waktunya.
            Belanja itu tidak dilarang, hanya saja ada batasnya. Jangan sampai nafsu belanja membuat semua kebutuhan penting Anda tertunda. Lagipula hidup kan bukan sekadar menghabiskan uang untuk berbelanja, melainkan juga untuk melihat berbagai tempat ajaib di dunia yang perlu kita singgahi sebelum meninggal? Betul kan? Yuk berbelanja secara bijak tanpa harus membeli berkoper-koper demi pemenuhan kepuasan pribadi ya!

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.