Wednesday, December 21, 2016

Diintai Gangster di Kereta Cepat China

Dreamland Traveller Moment




Diintai Gangster di Kereta Cepat China


            Saat Dreamland pulang dari Shanghai menuju Zhenjiang dengan kereta cepat, Dreamland mendapat tempat duduk di jejeran sebelah kanan, di mana terdapat 3 buah kursi, sementara bagian kiri hanya terdapat 2 kursi. Dreamland pun duduk dengan guru Dreamland dan menikmati perjalanan pulang dengan tenang. Di sebelah kiri duduk seorang laki-laki berkepala 4 yang sibuk bermain HP. Semua berjalan dengan lancar sampai kereta berhenti di Suzhou.

            Laki-laki yang duduk di sebelah Dreamland turun di Suzhou dan tidak ada seorangpun yang duduk di sebelah Dreamland. Eh tiba-tiba 5 menit kemudian, ada seorang laki-laki kepala 4 yang mencurigakan langsung duduk tanpa berkata apapun. Padahal Dreamland menaruh tas ransel di kursi kosong tersebut. Orang ini justru memindahkan ransel dengan seenaknya, padahal kursi kosong di gerbong Dreamland sangat banyak. Dengan gerak gerik yang sangat aneh dan agresif, dia memakan kuaci dengan tempo yang cepat. Dia menawarkan kuaci pada Dreamland. Tentu Dreamland tidak mau karena menerima pemberian orang asing sama halnya dengan bunuh diri, apalagi Dreamland sedang berada di China.

            Petugas tiket pun datang menghampiri laki-laki ini. Entah mengapa orang mencurigakan ini tidak dapat menunjukkan tiket dan memperlihatkan sebuah buku yang berisi kartu identitas atau sejenisnya. Setelah itu, petugas tiket berlalu begitu saja tanpa berkata apapun. Si laki-laki ini asyik saja makan kuaci, sementara Dreamland merasa terganggu karena kursi kosong ini tidak semestinya diisi oleh orang yang tidak memiliki tiket resmi.

            Sesudah 10 menit duduk dan makan menghabiskan sebungkus kuaci, eh dia menawarkan lagi pada Dreamland. Padahal sudah ditolak. Cangkang kuacinya pun dibuang di kantong muntah dan ditinggalkan saja begitu saat kereta berhenti di Wuxi. Orang mencurigakan ini berjalan ke depan. 3 menit kemudian, tiba-tiba ada ibu-ibu yang membawa tas duduk di kursi kosong sebelah Dreamland tanpa berkata apapun.

            Dia sibuk berkaca dan mengeluarkan handphone. Sesudah itu, dia mengambil foto selfie dengan Dreamland dan guru Dreamland dengan sangat sigap. Tak lama kemudian dia pergi ke belakang dengan gerak gerik yang sangat mencurigakan. Tak lama kemudian, datang lagi ibu-ibu dengan sebungkus kuaci berukuran besar. Entah mengapa dia terlihat sangat gusar dan lagi-lagi duduk di sebelah Dreamland. Dia mencari kantong muntah dan berusaha menyembunyikan kantong kuaci di kantong muntah.

            Dreamland sangat mengawasi betul apa yang terjadi karena sangat amat tidak normal, 3 orang yang berlainan duduk bergantian di sebelah Dreamland dan melakukan skenario yang tidak masuk akal. Apalagi laki-laki pertama yang duduk di sebelah Dreamland dengan kuacinya berjalan mondar mandir terus di koridor. Tak lama, kereta pun hampir tiba di Zhenjiang. Dreamland segera berjalan menuju pintu keluar.

            Rupanya rombongan gangster aneh ini mengintai di kursi bagian belakang dari gerbong Dreamland. Dreamland pun membiarkan mereka pergi lebih dahulu agar bisa melihat gerak gerik mereka. Eh betul saja saat berada di pintu keluar, mereka tidak bisa melewati pintu otomatis. Dengan kata lain, mereka membeli tiket dengan jurusan BUKAN Zhenjiang. Dreamland dan guru pun segera berlalu dan mengambil taksi untuk pulang kembali ke asrama.

            Jujur saja Dreamland sangat panik karena mereka tetap mengintai dan mengikuti sampai ke tempat tunggu taksi! Begitu taksi kosong giliran Dreamland dan guru Dreamland tiba, mereka tiba-tiba datang dan Dreamland pun segera naik ke taksi karena panik. Entah mengapa kok Dreamland diintai sedemikian rupa sampai diikuti hingga ke tempat taksi. Untungnya mereka tidak mengikuti Dreamland sampai ke universitas.

            Dreamland pun diturunkan dekat asrama dan guru Dreamland berusaha menenangkan Dreamland yang sangat panik dengan kejadian yang baru saja terjadi. Tapi yang jelas, pengalaman ini sangat menakutkan dan mencekam. Apalagi Dreamland diikuti oleh serombongan gangster tante dan om China yang melakukan gerak gerik mencurigakan di kereta cepat dari Shanghai ke Zhenjiang. Sungguh pengalaman yang aneh dan horor.



~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.