Sunday, February 19, 2017

Day 5: Menikmati Pesona Pantai Nha Trang

Dreamland Traveller




Day 5: Menikmati Pesona Pantai Nha Trang


            Hari pun berganti dengan cepat. Dreamland pun memulai perjalanan hari ini dengan menyewa sepeda motor seharga 60.000 VND. Destinasi pertama Dreamland adalah Nha Trang Beach yang diwakili dengan sebuah bangunan berbentuk bunga tulip. Setelah berfoto di pesisir pantai yang diwarnai begitu banyak angin kencang, Dreamland pun melanjutkan perjalanan menuju Nha Trang Cathedral.

            Jika boleh dibandingkan, rute jalan Da Lat dan Nha Trang sangatlah berbeda jauh. Da Lat dipenuhi dengan jalan menanjak layaknya pegunungan dan rute jalannya pun sangat membingungkan karena banyaknya jalan kecil yang ada. Sementara itu, kontur jalan Nha Trang lurus dan jalannya pun sangat mudah diidentifikasi, sehingga Dreamland tidak mengalami kesulitan berarti selama memakai sepeda motor di sini.

            Sesampainya di Nha Trang Cathedral, Dreamland melihat bangunan katedral Nha Trang ini sangat unik, menarik, dan eksotis dengan gaya bangunan kuno kolonial. Dreamland melihat sepanjang jalan masuk menuju pintu utama katedral dipenuhi dengan diorama perjalanan hidup Yesus Kristus dan nabi-nabi yang digambarkan dengan patung marmer. Selain itu, hal unik lainnya adalah banyaknya tanda makan yang ditempel di bagian kanan katedral yang menanjak menyerupai bukit.

            Tak ketinggalan saat Dreamland berkunjung ada sesi pemotretan pre-wedding yang dilakukan oleh pasangan Vietnam yang berbahagia. Dreamland sendiri menilai Nha Trang Cathedral ini boleh dikatakan salah satu katedral terbaik yang pernah Dreamland lihat selama ini di Vietnam. Sesudah itu, Dreamland pun beranjak menuju Chua Long Son atau Long Son Pagoda. Dreamland pun melewati Ga Nha Trang dan berfoto terlebih dahulu di depannya.

            Sesampainya di Long Son Pagoda, Dreamland melihat begitu banyak turis asing yang ada di sini. Lokasi kuilnya sendiri sangat kecil, namun cukup komplit dengan kuil utama, patung Buddha raksasa, dan lokasi rumah abu yang terletak di bagian belakang patung Buddha raksasa di bagian atas. Saat Dreamland datang, sedang ada sesi pemotretan model-model asal Vietnam, jadilah Dreamland minta berfoto bersama.

            Sesudah itu, Dreamland menjelajahi kuil ini, mulai dari kuil utama, patung Buddha tidur, dan patung Buddha tersenyum di atas. Di bagian belakangnya, ada blok-blok tempat menyimpan abu orang yang sudah meninggal. Rupanya kuil di Vietnam dijadikan juga sebagai tempat istirahat orang yang sudah meninggal ya. Sesudah itu, Dreamland pun turun kembali ke bawah dan mampir ke restoran yang ada untuk menikmati makan siang. Dreamland memesan menu hotpot karena ingin mencoba sesuatu yang berbeda.

            Rasa hotpot vegetarian yang dimasak ala Thai ini antara asam dan pedas. Dreamland memakan hotpot ini dengan bihun. Harga 1 porsi hotpot ini adalah 100.000 VND di bagian depan Chua Long Son. Sesudah mengisi perut, Dreamland pun beranjak ke destinasi lainnya, yakni Cho Dam. Pasar yang menjual aneka macam barang ini dipenuhi oleh orang Rusia yang berbelanja. Banyak sekali aneka buah murah yang dijual di tempat ini, mulai dari jeruk, jambu monyet, nanas, dan lain sebagainya.

            Sesudah itu, Dreamland beranjak menuju Yersin Museum yang terletak dekat pesisir pantai. Sayangnya saat Dreamland berkunjung museum ini ditutup karena jam operasionalnya dibuka kembali pukul 2 siang. Jadilah Dreamland berkunjung ke pantai terlebih dahulu untuk mengaso dan melihat bule yang mencoba surfing dengan bantuan angin dan layangan. Sesudah duduk dan beristirahat sejenak di kursi yang ada, Dreamland pun kembali ke Yersin Museum.

            Alangkah terkejutnya Dreamland saat Yersin Museum ditutup dan petugas parkir tidak memberi tahu hal ini. Tak hanya itu, ada turis Australia yang juga sama-sama kecewa karena tidak ada pengumuman bahwa destinasi ini ditutup. Sungguh sebuah pemborosan waktu akibat informasi yang keliru. Belum lagi Dreamland diminta bayar parkir untuk lokasi wisata yang tidak dikunjungi. Hal ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.

            Dreamland pun beranjak untuk melihat pintu masuk gondola Vinapearl, melihat pelabuhan kapal, serta menikmati angin sepoi-sepoi di pinggir pantai sebelum akhirnya pulang kembali ke hotel. Dreamland pun beristirahat sejenak di hotel. Secara tiba-tiba, Dreamland melihat ada guru Dreamland yang mengajar di Jiangsu University sedang berwisata di Nha Trang. Dreamland pun memutuskan untuk menemui guru Dreamland di Hotel Michelia dengan sepeda motor.

            Setelah menaiki motor selama 10 menit, akhirnya Dreamland sampai di Hotel Michelia dan bertemu guru Dreamland di lobby. Kami pun menghabiskan waktu bersama dengan makan malam bersama dan berbicara tentang beberapa hal. Sungguh sebuah kebetulan yang mengejutkan. Padahal Dreamland mengucapkan salam perpisahan pada beliau pada 8 Januari 2017 sebelum pulang kembali ke Indonesia. Kebetulan tak terduga ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.

            Sesudah bertemu guru Dreamland, Dreamland pulang kembali ke hotel untuk mengembalikan sepeda motor yang disewa. Berjalan di sekitar pesisir pantai, melihat pertokoan yang ada, kemudian pulang kembali ke hotel untuk menunggu jemputan bus pukul 09.30 untuk pulang kembali menuju Saigon alias Ho Chi Minh City. Dreamland menghabiskan waktu di lobby hotel untuk charge HP dan bermain internet.

            Singkat kata, minibus datang untuk menjemput Dreamland ke bus yang akan membawa Dreamland menuju Ho Chi Minh City. Setibanya di bus utama, alas kaki dilepas dan diberikan keresek untuk dibawa masuk. Suasana bus sleeper kali ini tidak terlalu penuh dan lebih didominasi oleh penduduk lokal. Singkat kata, bus berangkat meninggalkan Nha Trang dalam kegelapan malam.

            Malam pun semakin larut dan penumpang pun mulai tertidur. Berhubung kecapekan, Dreamland pun tertidur pulas sepanjang perjalanan. Senang sekali rasanya bisa melihat Nha Trang dan bertemu guru yang mengajar di China secara kebetulan di Nha Trang!



Nha Trang, Vietnam, 20 Januari 2017



Dreamland Traveller



Catatan:

- Vietnam menggunakan mata uang Vietnam Dong sebagai mata uang yang sah.

- Nilai tukar VND saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 1 USD setara dengan 22.500 - 22.700 VND.

- Vietnam terkenal dengan kudapan Pho, pastikan untuk mencoba Pho saat berwisata ke Vietnam.

- Lokasi wisata yang terkenal di Vietnam Selatan adalah Ho Chi Minh City sebagai wisata kota, sejarah, dan belanja, Mui Ne dengan padang pasir yang membentang luas, Dalat sebagai kota kembang yang sejuk, Nha Trang dengan pantainya yang indah, Vung Tau dengan patung Yesus Kristus raksasa, dan masih banyak lainnya.

- Akses transportasi antarkota di Vietnam sangat mudah, baik dengan bus maupun kereta api.

- Pastikan untuk menawar harga terlebih dahulu saat membeli barang di Ben Thanh Market.

- Kenakan pakaian tertutup saat memasuki kuil yang ada di Vietnam.

- Menyewa sepeda motor dapat menjadi alternatif pilihan transportasi yang mudah dan terjangkau. Pastikan untuk membawa SIM untuk keperluan verifikasi (SIM Indonesia diterima di Vietnam).



~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.