Saturday, December 13, 2014

Mandala Oh Mandala

Dreamland Traveller Moment


Mandala Oh Mandala
            Salah satu risiko yang dihadapi traveler dalam membeli tiket pesawat promo adalah ketidakpastian. Ketidakpastian itu bervariasi, mulai dari jam keberangkatan yang cenderung berubah-ubah, pembatalan penerbangan akibat penutupan rute, hingga maskapai penerbangan yang digunakan sewaktu-waktu pailit di tengah jalan. Hal ini Dreamland alami tatkala membeli tiket pesawat Jakarta – Bangkok dengan maskapai Tigerair Mandala. 
            Pada pertengahan bulan Juni 2014, Dreamland dikejutkan dengan pernyataan di berbagai media bahwa Tigerair Mandala akan berhenti beroperasi terhitung tanggal 1 Juli 2014 di Indonesia. Tentu hal ini membuat Dreamland panik dengan trip yang sudah direncanakan 1 tahun sebelumnya bisa terancam batal dan merugikan penerbangan terusan Bangkok – Udon Thani dengan maskapai AirAsia. Apalagi Dreamland seharusnya berangkat tanggal 3 Juli – 11 Juli 2014. Bisa-bisa hangus dong tiket Dreamland. Hiks…
            Alasan pemberhentian operasional Tigerair Mandala ini dikarenakan nilai tukar rupiah terhadap USD yang terus melemah dan tingkat keterisian kursi penumpang Tigerair Mandala yang tidak bisa menutupi biaya operasional. Tentu sebagai penumpang, Dreamland dan ribuan calon penumpang lainnya panik, cemas, dan was-was terhadap nasib tiket pesawat yang ada di tangan. Tigerair Mandala sendiri memberi solusi dengan refund uang 1 bulan setelah telepon ke call centre atau ganti penerbangan ke kode TR.
            Dreamland sendiri memilih pindah penerbangan ke kode TR mengingat uang refund belum tentu dikembalikan dengan kondisi perusahaan pailit seperti itu. Dreamland dan ribuan calon penumpang mencoba menelepon ke call centre yang tersedia. Sialnya berkali-kali telepon tidak pernah tersambung ke operator, justru tagihan telepon yang ada terus membengkak. Orang tua Dreamland di rumah berkali-kali ngomel, ngedumel, dan mengata-ngatai karena terus mencoba telepon demi menyelamatkan tiket pesawat yang sudah dibeli 1 tahun yang lalu itu.
            Dreamland semakin panik melihat berita di TV bahwa konter Tigerair Mandala di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta Terminal 3 sudah ditutup rapat. Kepastian kabar pun tidak pernah Dreamland dapatkan. Dreamland hampir putus asa, frustrasi, dan pasrah. Berkali-kali dalam hari menjelang keberangkatan Dreamland telepon ke call centre tanpa jawaban. Akhirnya, 1 minggu sebelum keberangkatan, Dreamland berhasil mencapai operator Tigerair Mandala.
            Itu pun dengan perjuangan yang panjang. Setelah 30 menit menunggu telepon yang melelahkan dan menghabiskan pulsa telepon yang cukup besar, akhirnya Dreamland ditangani oleh tim Mandala untuk dipindahkan penerbangan ke tanggal yang sesuai dengan keberangkatan. Hanya saja, pesawat yang diberikan dalam kode TR, bukan RI yang sebentar lagi akan ditutup. Dreamland harus membayar 216.000 IDR untuk biaya airport tax Singapore karena pesawat TR harus transit dulu sebelum pergi ke Bangkok.
           Setelah memberikan informasi kartu kredit, akhirnya Dreamland mendapatkan tiket pesawat dengan kode TR. Tetapi lag-lagi orang tua Dreamland ngedumel jangan-jangan pesawatnya sudah hilang atau tidak beroperasi lagi. Jadilah Indochina Trip tanpa perencanaan booking hotel dan destinasi khusus karena kebimbangan dan keplinplanan ini.
            Untungnya pada hari-H, Dreamland berangkat ke Jakarta dan pesawat TR itu memang benar-benar ada. Kekhawatiran bahwa pesawat pengganti yang fiktif itu tidak terbukti. Dreamland benar-benar salut dengan Tigerair Mandala yang ternyata lebih baik dibandingkan kasus Batavia Air yang tidak jelas penggantian dan lain sebagainya pada para penumpangnya setelah pailit.
            Kejadian ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa harga tiket pesawat promo pun sebanding dengan risiko yang harus kita hadapi, apalagi jika suatu saat maskapai tersebut tutup karena tidak sanggup menanggung biaya operasional yang membengkak dan tidak tertutupi oleh pemasukan yang diperoleh dari penjualan tiket. Mandala oh Mandala, riwayatmu kini.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.