Sunday, June 22, 2014

Day 6 : Long Journey To Kuala Lumpur

Dreamland Traveller


Day 6 : Long Journey To Kuala Lumpur
            Tiba saatnya bagi Dreamland untuk mengakhiri perjalanan di Sydney. Setelah sarapan, Dreamland langsung diantar Uncle menuju Kingsford Terminal 1, Sydney Airport. Perjalanan selama 25 menit pun terasa cepat. Dreamland pun berpamitan pada Uncle dan menulis surat pada Aunty di rumah untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pertolongan selama Dreamland berwisata di Sydney. Pentingnya keberadaan kerabat di negara maju ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.








            Sesudah berpisah, Dreamland pun langsung masuk ke airport, melakukan document check, dan berkeliling Sydney Airport. Bandara Sydney ini boleh dikatakan tidak mewah dan sederhana. Banyak tempat makan dan belanja yang ada di bandara ini. Setelah membeli sejumlah makanan, Dreamland pun masuk ke ruang keberangkatan, melewati imigrasi, dan melewati screening barang bawaan yang cukup ketat. Anehnya berat bagasi di Sydney Airport ini tidak dipermasalahkan atau terlalu ketat layaknya di Malaysia.








            Ada pengalaman unik tatkala Dreamland diminta petugas bandara untuk masuk ke sebuah mesin vakum untuk mendeteksi apakah ada barang mencurigakan atau tidak yang dibawa. Sayangnya bandara ini sangat ketat dalam menerapkan denda bagi yang melanggar, sehingga Dreamland takut didenda untuk memperlihatkan seperti apa mesinnya. Setelah pemeriksaan, Dreamland pun melewati toko duty free. 









            Setelah itu, Dreamland berjalan dan mengambil gambar pesawat Qantas yang sedang parkir. Sebagai informasi, Qantas adalah pesawat nasional Australia sama halnya dengan Garuda Indonesia bagi Indonesia dan Singapore Airlines bagi Singapore. Setelah itu, Dreamland langsung menuju gate 31 untuk menunggu pesawat berangkat. Sambil menunggu, Dreamland membeli oleh-oleh terlebih dahulu di salah satu konter makanan yang ada di bandara. 










            Fasilitas di Bandara Sydney tidak selengkap Bandara Changi Singapore, tapi ada kios internet gratis di sini yang dapat digunakan. Tak lama kemudian, kami diminta masuk pesawat. Setelah boarding pass dicek, kami pun masuk lewat garbatara, kemudian duduk di tempat yang telah disediakan. Dreamland pun menaruh barang bawaan dan menunggu pesawat lepas landas dari Sydney Airport.









            Setelah semua penumpang naik, akhirnya pesawat AirAsia X pun siap lepas landas dari Sydney. Dreamland pun akhirnya menempuh perjalanan selama 8 jam 30 menit lagi untuk sampai di Kuala Lumpur. Sepanjang perjalanan, Dreamland mengisi dengan foto langit dan daratan Australia yang sebagian besar adalah gurun. Terdapat banyak fenomena menarik yang Dreamland foto selama perjalanan. Rupanya untuk melintasi benua ini saja sudah memakan waktu 4 jam sampai ujung daratan benua Australia tidak terlihat lagi.









            Seperti biasa, pembagian makanan, penyewaan alat elektronik, dan pembelian item dilakukan seperti saat keberangkatan. Dreamland mengisi waktu dengan bangun tidur, baca buku, melihat-lihat, pergi ke toilet, dan demikian seterusnya. Pesawatnya sangat membosankan karena tidak sampai-sampai. Akhirnya setelah perjalanan yang sangat amat melelahkan, Dreamland mendarat di klia2 lagi. 









            Ada sebuah kejadian saat seorang menyewa tablet rupanya tidak mengembalikan kembali tablet tersebut pada petugas. Dia justru membawanya bersama turun pesawat. Tapi kan berburuk sangka juga tidak baik jadi tidak Dreamland tegor siapa tahu tabletnya punya dia. Kejadian pengambilan tablet ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Singkat kata, Dreamland turun dan berjalan sangat jauh sampai imigrasi.



















            Setelah mendapat cap masuk Malaysia, Dreamland langsung menuju ke Tune Hotels klia2 untuk menaruh barang bawaan dan beristirahat sejenak. Tune Hotels klia2 ini terletak di lantai bawah gateway@klia2 dan terdapat lorong khusus yang akan mengantar kita sampai ke hotel. Hanya saja jalannya cukup jauh, yakni sekitar 15 menit jalan kaki. Hotel bandara yang satu ini memang sangat dibutuhkan traveler yang sudah menempuh perjalanan panjang dan membutuhkan istirahat yang cukup.



















            Dreamland pun check-in, mendapat kamar di 215, menaruh barang bawaan, beristirahat sejenak, dan kembali keluar untuk mencari makan di gateway@klia2. Liputan tentang fasilitas dan apa yang ada di Tune Hotels klia2 akan Dreamland tulis terpisah. Dreamland kembali berjalan naik ke gateway@klia2. Setelah berjalan-jalan, Dreamland memutuskan untuk makan nasi lemak di Butter Olive karena harganya 9,9 RM sudah termasuk pudding dan minum. 





























            Sesudah makan, Dreamland berjalan berkeliling gateway@klia2 dari lantai atas hingga bawah untuk melihat apa saja yang ada di sini. Banyak sekali restoran, tempat makan, tempat barang branded, dan toko lainnya yang ada di sini. Dreamland melihat shuttle bus Aerobus di lantai bawah harganya 10 RM untuk one way ke KL Sentral. Semenjak pindah ke klia2, seluruh tarif bus menjadi naik dan mahal. Sangat menyedihkan.














            Setelah puas berkeliling gateway@klia2, tiba waktunya bagi Dreamland untuk beristirahat di Tune Hotels klia2. Dreamland menonton National Geographic, bermain Wi-Fi, dan mandi sebelum akhirnya tidur. 












































            Dreamland merasa sangat capek setelah 8 jam 30 menit berada di pesawat dan bersyukur bisa beristirahat dengan cepat karena Dreamland booking hotel di Tune Hotels klia2. Dengan demikian, rangkaian Sydney Trip berakhir dan akan berlanjut dengan Krabi Trip pada esok hari. Nantikan liputan perjalanan Dreamland di Krabi hanya di Dreamland Traveller selengkapnya!

Sydney, Australia, Kuala Lumpur, Malaysia, 11 Juni 2014

Dreamland Traveller

Catatan:
- Australia menggunakan mata uang Australia Dollar (AUD) sebagai alat pembayaran yang sah.
- Nilai 1 AUD saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 10.650 IDR.
- Sydney adalah kota terbesar dan terpadat di Australia yang menjadi destinasi wisata utama wisatawan di seluruh dunia.
- Ikon utama Sydney adalah Sydney Bridge dan Sydney Opera House.
- Berbagai tempat wisata yang bisa dikunjungi di Sydney, antara lain Sydney Bridge, Sydney Opera House, The Rocks, Darling Harbour, Queen Victoria Building, Hyde Park, Blue Mountains, Jenolan Caves, Bondi Beach, Manly Beach, Sydney Tower Eye, Featherdale Wildlife Park, Taronga Zoo, Luna Park, Royal Botanic Garden, dan lain sebagainya.
- Taraf hidup di Sydney sangat tinggi, yakni mencapai 80 – 120 AUD setiap hari untuk makan, transportasi, dan penginapan.
- Vivid Sydney 2014 adalah festival cahaya yang digelar di Sydney pada 23 Mei – 9 Juni 2014.
- Terdapat berbagai moda transportasi umum yang ada di Sydney, mulai dari trains, ferry, dan bus.
- Makanan hemat di Sydney berkisar antara 6 – 10 AUD sekali makan.
- Winter di Australia cukup dingin dan disertai dengan hujan, jangan lupa membawa payung dan memakai jaket yang tebal agar tetap hangat.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.