Friday, August 9, 2013

Day 4 : Indahnya Las Vegas Asia di Macau

Dreamland Traveller


Day 4 : Indahnya Las Vegas Asia di Macau
            Sedih rasanya Dreamland harus mengakhiri wisata di Shenzhen dengan ketidakpuasan tur yang Dreamland alami. Setelah bersiap-siap, membereskan barang bawaan, dan sarapan, Dreamland pun bertemu Akim untuk melakukan check-out. Setelah itu, Dreamland langsung dibawa menuju gedung imigrasi Lou Hu bagian atas dan diturunkan di sana. Akim rupanya sangat bertanggung jawab dan membantu Dreamland hingga sampai di imigrasi Shenzhen untuk mengurus kepulangan Dreamland dari Shenzhen. Sesudah itu kami melambaikan tangan dan berpisah.


















            Kali ini, Dreamland akan melakukan perjalanan secara mandiri ke Macau via Hong Kong. Awalnya Dreamland ingin langsung pergi ke ferry terminal dari Shenzhen saja biar tidak capek, namun visa group Dreamland sudah disetting untuk keluar dari imigrasi yang sama, sehingga menyulitkan Dreamland untuk leluasa dan fleksibel keluar masuk Shenzhen. Langsung Dreamland menaiki MTR dari Lo Wu Station menuju ke Kowloon Tong Station, kemudian berganti jalur ke Mong Kok Station, dilanjutkan menuju ke Central Station, dan terakhir berhenti di Sheung Wan yang paling dekat dengan ferry terminal Hong Kong. 


















            Petunjuk jalan di Hong Kong ini sangat jelas, sehingga memudahkan kita untuk mengakses berbagai tempat wisata tanpa perlu kesasar. Setelah turun dari MTR dan mengikuti petunjuk jalan menuju terminal ferry yang akan membawa Dreamland ke Macau. Dreamland pun langsung naik ke lantai atas untuk pergi ke konter Turbojet dan membeli tiket ke Macau. Harga tiket yang Dreamland dapatkan adalah 159 HKD sekali jalan.
















            Dreamland mendapatkan ferry pukul 13.45, sehingga harus menunggu selama 1 jam. Dreamland makan siang terlebih dahulu, kemudian akhirnya setelah selisih waktu 30 menit, Dreamland melewati konter pemeriksaan Turbojet dan imigrasi Hong Kong tanpa dicap. Setelah itu, menunggu sebentar dan naik ke ferry yang setting dalamnya mirip seperti pesawat. Sangat amat nyaman dan boleh dikatakan cukup mewah. Perjalanan selama 1 jam pun terasa cukup lama karena ombang ambing ombak yang cukup deras. Hal ini juga yang membuat Dreamland agak kurang sehat dan hampir mau muntah akibat mabuk laut.




























            Sesampainya di Macau, Dreamland langsung keluar dari ferry dan menjalani prosedur imigrasi seperti biasa. Hanya saja ada yang berbeda dengan imigrasi Macau, yakni bahasa Portugis mulai dipakai di sini sebagai petunjuk arah maupun jalan. Setelah melewati imigrasi dengan diberikan selembar kertas, Dreamland pun akhirnya tiba di gedung ferry Macau. Sebelumnya karena Dreamland membawa barang bawaan, Dreamland menitip dulu di bagasi besi seharga 25 MOP atau setara dengan 25 HKD.


























































            Setelah itu, baru Dreamland keluar dari gedung ferry menuju shuttle bus yang terletak di seberang. Uniknya Macau adalah kasino Macau yang besar menyediakan bus gratis dari dan ke terminal ferry menuju kasino masing-masing. Sangat amat lumayan untuk menghemat ongkos transportasi. Nah Dreamland langsung mengambil bus Venetian Macau karena ingin melihat kasino yang paling tersohor di Macau akibat kanal buatannya.




































            Setelah naik bus, tak lama kemudian bus pun jalan melintasi gedung kasino yang megah dan jembatan layang menuju pulau lain di Macau. Sesampainya di Venetian, Dreamland pun turun dan melihat kasino megah ini tak ubahnya pasar akibat banyaknya orang di sini. Tamu yang check-in jumlahnya ribuan dan bejibun dari China Daratan sebagian besar. Dreamland pun masuk dan berjalan-jalan melihat apa yang istimewa dari The Venetian ini.


























































            Mal yang ada dalam kasino The Venetian ini boleh dikatakan sama seperti yang ada di Plaza Indonesia atau Grand Indonesia atau Pasific Place di Jakarta. Selain itu, Dreamland juga berfoto di kanal buatan yang ada di lantai 5 The Venetian. Cukup unik ya melihat nuansa kota Venesia mini dengan adanya wahana ini. Langit-langitnya biru sama seperti di Kidzania Pacific Place yang pernah Dreamland mainkan waktu kecil. Pendayung perahu sampannya orang Portugis atau barat kebanyakan sehingga memberi nuansa ada di luar negeri. Sangat unik memang.
























































            Setelah puas berjalan-jalan di The Venetian melihat kanal dan mal mewah di sini, Dreamland pun berjalan kaki sangat jauh untuk kembali ke pintu awal The Venetian. Setelah bingung akan arah dan tujuan ke Senado Square yang tidak disediakan The Venetian, Dreamland pun berjalan ke kasino tetangganya, yakni Galaxy Casino. Rupanya Galaxy Casino menyediakan bus menuju lokasi yang dekat kota, sehingga Dreamland pun menggunakan jasa bus dari Galaxy ini. Untung saja Dreamland tidak pakai jasa bus berbayar karena akan sangat membingungkan dan menguras kantong.
























































            Sesampainya di pusat kota Macau, Dreamland segera berjalan mengikuti petunjuk arah menuju Senado Square. Rupanya Senado Sqaure sangat mudah diakses dari sini. Senado Square itu ibarat alun-alunnya Macau. Setelah itu, Dreamland berjalan melewati bangunan khas Portugis yang sebagian besar menjual kue telur Portugis yang sangat terkenal itu. Dreamland langsung melintasi berbagai lorong yang sempit dan cukup membingungkan menuju ikon dari Macau sendiri, yakni Ruins of St. Paul’s yang merupakan reruntuhan gereja semasa penjajahan Portugis di Macau.






























            Setelah berfoto-foto, Dreamland berjalan ke benteng yang ada di sebelah Ruins of St. Paul’s ini, yakni Mount Fortress. Benteng pertahanan kuno ini dapat dikatakan biasa-biasa saja dan hanya ada properti meriam yang ada didepannya. Sesudah itu berhubung kaki Dreamland sudah sangat capek, Dreamland pun berjalan turun dari kawasan Ruins of St. Paul’s menuju ke Senado Square kembali dilanjutkan ke mal New Yaohan yang terletak tepat di seberang bus stop dari Galaxy Hotel. Sebelumnya Dreamland makan malam terlebih dahulu di salah satu gerai makanan yang ada di pinggir jalan.




























            Dreamland hanya membeli beberapa oleh-oleh Macau di sini, kemudian langsung turun dan menuju ke bus stop untuk menunggu bus yang akan membawa Dreamland kembali ke Galaxy Casino. Sepanjang jalan, Dreamland melihat gemerlap semua kasino di Macau yang memancarkan lampu-lampu eksotis ibarat berada di Las Vegas. Tak ketinggalan ada juga Macau Tower yang dilewati bus. Sesampainya bus, Dreamland langsung naik dan duduk di kursi yang tersedia. Kemudian Dreamland pun akhirnya sampai kembali di Galaxy Casino. Dreamland masuk sejenak untuk berfoto dengan properti Smurf yang ada, kemudian pergi ke toilet. Setelah itu, Dreamland mencari bus yang menuju Macau Ferry Terminal dari sini.






















            Sampai di Macau Ferry Terminal, Dreamland membeli tiket pulang ke Hong Kong. Perlu diperhatikan bahwa ada 2 terminal ferry di Hong Kong, yakni di Kowloon dan Hong Kong. Jika tujuan Anda lebih dekat di Kowloon, pilihlah Kowloon. Demikian sebaliknya. Harga tiket malam hari jauh lebih mahal dibandingkan siang hari, yakni 184 HKD. Sesampainya di Hong Kong, mata uang Macau Patacas sudah tidak berlaku, sehingga disarankan untuk ditukarkan secukupnya.














































            Sesampainya di Hong Kong, jam sudah menunjukkan pukul 22.00. Dreamland khawatir tidak akan mendapat bus saat pulang ke hotel di Tsing Yi nantinya. Dreamland segera mempercepat langkah menuju imigrasi Hong Kong yang dipenuhi orang dari Macau. Setelah mendapat selembar kertas yang menjadi visa, Dreamland langsung pergi keluar menuju ke MTR Sheung Wan yang terletak cukup jauh.
























            Setelah itu, Dreamland mengambil MTR ke Central Station dilanjutkan dengan berganti kereta menuju Hong Kong Station dan akhirnya bersambung ke Tsing Yi Station. Setelah turun di Tsing Yi, kemudian Dreamland keluar dan mencari shuttle bus. Dreamland menemukan shuttle bus yang dipenuhi orang dan ikut mengantri. Ongkos dari Tsing Yi Station ke halte bus terdekat dengan Rambler Garden Hotel adalah 3,8 HKD. Setelah itu, Dreamland langsung turun tatkala supir bus memberitahu kapan kita harus turun.



































            Dreamland pun berjalan kaki menuju hotel yang terletak sudah sangat dekat, kemudian melakukan proses check-in tepat pukul 24.00. Dreamland pun memutuskan untuk menaruh barang terlebih dahulu, mengisi perut yang lapar di 7Eleven yang ada di lantai dasar, kemudian kembali ke kamar untuk beristirahat. Senang sekali rasanya bisa melihat gemerlap Las Vegas Asia di Macau!

Shenzhen, Hong Kong, Macau, Hong Kong, 2 Agustus 2013

Dreamland Traveller

Catatan:
- Macau menggunakan 2 mata uang sebagai alat transaksi yang sah, yakni Hong Kong Dollar (HKD) dan Macau Patacas (MOP).
- Nilai 1 MOP setara dengan 1 HKD.
- Macau adalah negara yang sarat dengan kasino karena hampir sebagian besar wilayahnya adalah kasino.
- Banyak sekali peninggalan bersejarah di Macau yang bisa dikunjungi, mulai dari Ruins of St. Paul’s, A-Ma Temple, St. Dominic’s Church, Senado Square, St. Anthony’s Church, dan masih banyak lainnya.
- Oleh-oleh terkenal dari Macau adalah Portuguese Egg Tarts.
- Transportasi di Macau sangat mudah dengan menggunakan jasa bus gratis dari berbagai kasino mewah yang ada di Macau.
- Pastikan untuk menukar MOP secukupnya karena hanya dapat digunakan di Macau saja, sementara HKD bisa digunakan di Macau.
- Kasino paling terkenal yang wajib dikunjungi di Macau adalah The Venetian.

~ oOo ~

1 comment:

  1. Artikel tengtang Macau nya bagus. Ikutan lomba blog "Why Macau" yuk. Re-publish aja artikel kamu ini.
    12 Hari lagi kesempatan untuk ikut lomba blog "Why Macau".
    Berhadiah jalan-jalan ke Macau dan iPhone 5c GRATIS!
    Yuk ikutan lomba blog "Why Macau" di sini http://bit.ly/WhyMacau

    ReplyDelete

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.