Tuesday, October 1, 2013

Ditaksir Gay di Shenzhen

Dreamland Traveller Moment


Ditaksir Gay di Shenzhen
            Dreamland sempat mengalami sebuah “insiden” kecil yang cukup menimbulkan trauma tatkala menginap di Century Plaza Hotel. Waktu itu, sepulang dari Shenzhen Full Day tour, Dreamland berbelanja terlebih dahulu di Lou Hu Market yang ada di atas perbatasan Shenzhen – Hong Kong. Sepulang dari berbelanja, tentu badan sudah sangat capek dan ngantuk, apalagi jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Langsung Dreamland menuju lift untuk mengakses kamar di lantai 11. 
            Sesampainya di kamar, masalah pun terjadi. Kunci kamar Dreamland tidak berfungsi dengan baik. Terpaksa Dreamland harus turun ke resepsionis lagi untuk meminta pengaturan ulang kunci agar bisa masuk ke kamar. Nah di sinilah peristiwa ini bermula. Dreamland yang sedang sibuk mengurus kunci kamar diperhatikan oleh seorang penyambut tamu hotel yang memakai topi. Usianya tampaknya sebaya dengan Dreamland sekitar 20 sekian tahunan. Sejak Dreamland pertama datang ke resepsionis, dia sudah memperhatikan Dreamland dengan seksama.
            Dreamland pikir itu sih biasa saja ya. Nah selesai kunci kamar dibenarkan oleh resepsionis, tiba-tiba dari kejauhan Dreamland melihat penyambut tamu bertopi yang satu ini berjalan mendekat ke lift. Dreamland sih tidak ada pikiran negatif dan mengira dia mau menekan tombol sebagai bentuk pelayanan. Eh tidak tahunya dia malah masuk ke lift bersama Dreamland. “Ya sudahlah mungkin dia ada keperluan di lantai atas, makanya ikut naik lift.” kata Dreamland dalam hati.
            Dreamland sudah sangat capek dan mengantuk saat itu jadi tidak terlalu memperhatikan penyambut tamu ini. Tiba-tiba dia mengatakan, “Do you want massage and (isyarat tangan)?” Dia memperagakan gerakan tangan, di mana jari telunjuk kanan diapit oleh jari tengah dan telunjuk kiri kemudian digerakkan maju mundur. Setengah sadar Dreamland memperhatikan. Dia mengulangi gerakannya lagi berulang kali. Mungkin maksudnya dia menawarkan Dreamland jasa pijat plus plus dengan wanita Shenzhen kali, kata Dreamland dalam hati. Tentu saja Dreamland tolak mentah-mentah.
            Nah keanehan mulai muncul tatkala dia mulai berkata dalam bahasa Inggris yang terbata-bata, “You’re handsome Chinese. Piao Liang (dalam bahasa Mandarin berarti tampan). Do you want (isyarat tangan)?” Dreamland pun mulai merasa tidak nyaman dan pura-pura tidak mengerti. Padahal Dreamland tahu dia mau mengajak Dreamland melakukan *beep* *beep*. Lantai 11 terasa begitu lama saat itu. Apalagi penyambut tamu hotel ini menatap Dreamland dengan tatapan yang begitu bernafsu dan penuh senyum menyeringai. Kan jadi tambah seram lagi, bukan?
            No!”, kata Dreamland cepat. Untung Tuhan menjawab doa Dreamland, sehingga Dreamland sampai juga di lantai 11. Dreamland langsung berjalan cepat menghindari penyambut tamu hotel gay di Century Plaza Hotel ini dan masuk ke kamar.
            Seramnya ditaksir gay di Century Plaza Hotel Shenzhen ini!

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.