Monday, October 7, 2013

Terminal Bus Serasa di Bandara

Dreamland Traveller Moment


Terminal Bus Serasa di Bandara
            Sebagai negara yang banyak mengandalkan jasa transportasi darat, Malaysia sangat memperhatikan kenyamanan dan kebutuhan penumpang saat bepergian. Terbukti dari setiap terminal bus yang Dreamland singgahi di Malaysia, kondisinya sebagian besar sangatlah megah, bersih, dan teratur. Pemerintah Malaysia ingin menjadikan bus sebagai moda transportasi umum antarkota yang nyaman, aman, dan bersahabat bagi turis maupun warga Malaysia sendiri.
            Sebut saja, Terminal Bersepadu Selatan (TBS) di Kuala Lumpur. Terminal bus ini boleh Dreamland katakan sangat menyerupai airport. Bagaimana tidak? Papan penunjuk keberangkatan bus dibuat sangat besar dan jelas untuk memberikan informasi bagi para penumpang yang akan berangkat. Selain itu, terminal bus ini juga sangat luas dan megah. Gedungnya berAC, penataan kios penjualan dilakukan dengan rapi, serta adanya penjagaan ketat untuk masuk ke platform keberangkatan. Rasanya sudah seperti pelayanan di bandara saja.
            Tatkala masuk ke ruang tunggu keberangkatan, kita akan diminta ke platform sekian. Begitu masuk ada petugas yang akan menyobek karcis kita dan kita diperkenankan masuk ke dalam bus. Pokoknya pelayanan terminal bus di Malaysia ini patut diacungi jempol karena tidak meremeh temehkan jasa angkutan bus, meskipun secara kelas lain dibandingkan dengan pesawat. Malah kalau boleh jujur bandara LCCT kalah bagusnya dengan Terminal Bersepadu Selatan (TBS) ini lho.
            Sama halnya dengan Terminal Amanjaya di Ipoh. Meskipun terminal ini tergolong baru untuk digunakan, namun fasilitasnya sudah dibuat senyaman mungkin untuk para penumpang. Terminal bus ini mempunyai rumah makan, kios penjualan yang rapi, serta sarana bermain games. Memang Terminal Amanjaya masih bisa dikatakan sepi karena lalu lintas dari dan ke Ipoh minim jika dibandingkan Penang, Melaka, atau Johor Bahru. Namun kesungguhan pemerintah untuk menjadikan terminal bus nyaman itu memang benar adanya di Malaysia.
            Begitu membandingkan kondisi fisik terminal bus di Indonesia dengan Malaysia, rasanya bagaikan melihat langit dan bumi yang terpisah sangat jauh. Tak perlu jauh-jauh, Terminal Leuwi Panjang misalnya sangat padat dan sembraut di sana sini. Antara penumpang, tempat parkir bus, calo, penjual, dan lain sebagainya berbaur menjadi satu. Tak hanya itu, sampah bertebaran di mana-mana. Pokoknya kita akan merasa tidak betah berlama-lama di terminal bus negara kita.
            Belum lagi banyaknya copet yang berkeliaran, sistem pembayaran tiket yang acak-acakan, serta platform bus dengan tujuan yang kita kehendaki tidak jelas. Siapapun turis asing yang berkunjung ke Indonesia pastilah bingung jika harus naik bus dari terminal mengingat kondisinya yang sudah seperti pasar rakyat ini. Apalagi saat mudik bisa dipastikan terminalnya akan sangat padat dan massal ditambah risiko kecopetan sangat besar. Pokoknya benar-benar pengalaman yang mengerikan jika harus naik bus di terminal bus Indonesia.
            Memang tidak semua terminal bus di Malaysia megah dan bagus, tapi sistem pembayaran dan penataan bus mereka sangatlah patut diacungi jempol. Terminal bus Sungai Nibong di Penang, Larkir di Johor Bahru, dan Melaka Sentral di Melaka tidaklah megah seperti Terminal Bersepadu Selatan (TBS) dan Terminal Amanjaya, namun sebagai penumpang kita tidak akan tertipu calo karena konter pembeliannya jelas dan terarah. Selain itu, busnya pun sangat teratur parkir di platform yang tersedia.
            Dreamland menuliskan ini bukan semata-mata ingin memojokkan terminal bus Indonesia yang tak perlu diragukan lagi kondisinya yang sangat amat mengenaskan, tapi juga membuka mata para pejabat publik kita yang mengelola APBD dan APBN bahwa ke mana uang yang mereka kelola selama ini. Fasilitas umum yang vital seperti terminal bus ini seyogianya diperhatikan dan dikelola dengan baik agar rakyat merasa nyaman dan aman naik bus di Indonesia. Malu rasanya jika turis asing datang dan mau mencoba naik bus di Indonesia melihat kondisi terminal bus yang menyerupai kapal pecah. Semoga saja terminal bus kita bisa berbenah lebih baik lagi!

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.