Monday, September 5, 2016

Day 1 : Sleep At klia2 Airport

Dreamland Traveller




Day 1 : Sleep At klia2 Airport


            Senang sekali rasanya Dreamland berkesempatan untuk menjelajahi sebuah destinasi baru yang penuh kejutan, serta ketidakpastian dalam trip kali ini. Kali ini, Dreamland akan mengunjungi sebuah destinasi yang terletak di bagian utara Sri Lanka yang sangat booming dengan budaya Bollywood yang mereka miliki. Belum lagi goyangan kepala yang khas dan keramaian yang sangat padat menjadi bagian dari keseharian negara yang satu ini. Ya, Dreamland akan mengunjungi India dalam bagian pertama trip kali ini.

            Perjalanan bermula ketika Dreamland dibuat bingung oleh perubahan jadwal yang dilakukan oleh AirAsia. Awalnya penerbangan dijadwalkan untuk berangkat pukul 17.20, kemudian tiba-tiba dimundurkan menjadi 19.50. Dreamland pun blingsatan karena takut salah jadwal. Dreamland pun mencoba menelepon Bandara Husein Sastranegara untuk mengkonfirmasi apakah pesawat Dreamland memang benar-benar delay dan reschedule atau tidak.

            Berkali-kali Dreamland menelepon ke Bandara Husein, eh tidak ada yang mengangkat juga. Dreamland pun mencoba menelepon kantor AirAsia yang ada di Bandung, hasilnya pun sama. Semua telepon tidak ada yang mengangkat. Tidak habis akal, Dreamland menelepon call center AirAsia yang ada di Jakarta, eh jaringannya malah sibuk semua. Alhasil Dreamland dibuat bingung dan khawatir dengan status penerbangan Dreamland.

            Begitu Dreamland menelepon nomor Angkasa Pura 2, rupanya yang mengangkat kantor di Jakarta dan saat Dreamland menanyakan status penerbangan di Bandung, Dreamland diberikan lagi nomor Bandara Husein yang tidak dapat dihubungi. Capek deh! Drama sebelum berangkat ke Kuala Lumpur ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Sesudah menunggu cukup lama, Dreamland pasrah saja untuk datang ke airport sesuai jadwal yang ada di SMS dan e-mail.

            Saat dicek lagi di Google, eh status penerbangannya jadi tambah delay. Dari seharusnya pukul 19.50 di jadwal baru, kini berubah menjadi 20.34. Alhasil waktu keberangkatan seharusnya sudah mundur 3 jam. Antara bingung dan khawatir, Dreamland pun datang ke airport pukul 19.30. Dreamland melihat suasana airport Bandung cukup lenggang dan Dreamland memberikan itinerary AirAsia untuk masuk ke ruang check-in.

            Di ruang check-in, rupanya ada sebuah konter yang stand by dengan status AirAsia delay puku 20.00. Dreamland pun langsung menghampiri konter tersebut untuk mendapatkan tiket pesawat dan juga makanan gratis sebagai kompensasi keterlambatan. Cihuy! Seumur-umur Dreamland belum pernah mendapatkan kompensasi makanan untuk delay yang dilakukan AirAsia. Memang paket makanannya HokBen yang paket hemat, tapi sangat lumayan untuk mengganjal rasa lapar sebelum perjalanan, bukan? Hal ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment.

            Dreamland pun naik ke atas untuk pemeriksaan barang bawaan tahap akhir dan mendapat cap keluar imigrasi. Anehnya, pemeriksaan barang tahap akhir ini memperbolehkan Dreamland membawa air minum hingga ke ruang tunggu penerbangan akhir. Cukup aneh juga mengingat bandara lama Husein sangatlah ketat dalam peraturan masalah air ini. Dreamland pun menunggu di ruang tunggu selama 1,5 jam.

            Selama menunggu, Dreamland melihat buku yang dijual di Periplus, memakan HokBen yang diberikan AirAsia, dan akhirnya duduk diam menunggu keberangkatan ke Kuala Lumpur. Akhirnya setelah pesawat dari Kuala Lumpur mendarat di Bandung, Dreamland pun bisa mulai mengantri masuk dan berjalan ke pesawat. Untungnya delay panjang ini terjadi bukan saat Dreamland memiliki tiket terusan ke destinasi selanjutnya. Dapat dibayangkan kalau Dreamland punya penerbangan lanjutan, bisa-bisa semua trip yang disusun akan hancur berantakan.

            Sesudah naik ke pesawat, Dreamland pun duduk di kursi yang telah ditentukan dan menikmati perjalanan dengan tertidur pulas. Perjalanan selama 2 jam 10 menit pun tidak terasa. Sesampainya di klia2 yang saat ini berubah nama menjadi LCCT KL, Dreamland pun keluar dari imigrasi dan mencari tempat untuk menghabiskan malam mengingat penerbangan Dreamland menuju Kathmandu akan dilanjutkan esok pagi.

            Dreamland melihat beberapa tempat yang potensial untuk dijadikan tempat tidur darurat selama berada di klia2, mulai dari bagian atas ruang keberangkatan yang rupanya sudah penuh dibooking banyak penumpang dengan kursi rebahan, kemudian berbagai sudut bandara yang sudah dipenuhi oleh penumpang yang tertidur pulas, baik itu di lantai, kursi, maupun karpet. Setelah berkeliling dan melihat berbagai situasi yang ada, Dreamland pun akhirnya memutuskan untuk tidur di tempat yang pernah Dreamland gunakan untuk tidur sebelumnya, yakni karpet yang ada di bagian kanan ruang kedatangan.

            Sebelumnya Dreamland berkeliling mal Gateway @klia2 yang sudah sepi dan banyak sekali toko tutup, sehingga tidak banyak yang dapat dilihat. Satu perbedaan yang sangat signifikan Dreamland perhatikan adalah lorong tengah yang ada di belakang KLIA Ekspres sudah disterilkan dari kursi-kursi yang ada, sehingga tidak ada seorangpun calon penumpang yang tidur di area ini. Dreamland akan memberikan tips khusus tidur di bandara klia2 dalam Dreamland Traveller Moment.

            Mengingat waktu yang sudah larut malam, sudut-sudut karpet pun sudah dipenuhi banyak penumpang yang beristirahat. Alhasil, Dreamland pun tidur di bagian tengah karpet yang sangat tidak nyaman. Apa boleh buat daripada tidak tidur, bukan? Dreamland pun mencoba tidur dengan penutup mata, jaket yang tebal, serta selimut tipis yang dibawa dari rumah. Meskipun tidak nyaman, Dreamland pun bisa tertidur untuk mempersiapkan esok hari dalam penerbangan menuju ke Kathmandu.

            Nantikan kisah perjalanan Dreamland ke Kathmandu esok hari hanya di Dreamland Traveller.



Bandung, Kuala Lumpur, Malaysia, 15 Agustus 2016



Dreamland Traveller



Catatan:

- Pastikan untuk menyiapkan waktu transit yang panjang saat terbang dengan maskapai AirAsia atau low cost lainnya untuk meminimalisasi dampak delay panjang yang ditimbulkan, apabila Anda memiliki penerbangan lanjutan.

- Berbagai sudut di bandara klia2 dapat dijadikan tempat tidur darurat ketika menunggu penerbangan di pagi hari. Pastikan untuk membawa jaket yang tebal atau selimut yang nyaman karena AC bandara yang sangat dingin di malam hari.

- Jika Anda memiliki budget lebih, Anda dapat memilih untuk menginap di ruang transit ataupun hotel kapsul yang ada di klia2. Hanya saja harganya sangat mahal dan dihitung berdasarkan pemakaian lot (3 jam, 6 jam, 12 jam).

- Terdapat fasilitas shower di beberapa toilet yang ada di klia2. Anda dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mandi, baik itu di ruang transit keberangkatan maupun ruang keberangkatan.



~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.