Thursday, July 17, 2014

Day 4 : Perjalanan Kereta Api Aranyaprathet dan Nong Khai yang Melelahkan

Dreamland Traveller


Day 4 : Perjalanan Kereta Api Aranyaprathet dan Nong Khai yang Melelahkan
            Tak terasa kunjungan Dreamland ke Cambodia harus berakhir hari ini. Setelah bangun pagi, mandi, sarapan, dan bersiap-siap, tiba saatnya bagi Dreamland untuk berangkat dengan bus menuju ke Poipet. Pada saat Dreamland mau check-out, tiba-tiba saja hotel mendadak mengalami pemadaman listrik. Akibatnya semua AC, lampu kamar, dan fasilitas Wi-Fi mati total. Untung mati listrik terjadi saat Dreamland akan check-out. Dreamland pun membayar 20 USD dan menunggu tuk-tuk yang menjemput Dreamland ke tempat bus.









            Setelah menunggu 15 menit, akhirnya ada supir tuk-tuk yang membawa Dreamland ke sebuah tempat. Katanya bus akan lewat di sini. Ya sudah Dreamland menunggu di pinggir jalan sambil mengobrol basa-basi dengan orang Kamboja setempat yang ada. Tak lama kemudian, supir tuk-tuk membawa seorang turis asal Tiongkok yang untungnya bisa berbahasa Inggris dengan baik. Sebenarnya agak malu juga Dreamland tidak bisa berbahasa Mandarin, tapi kami bisa bercakap-cakap dengan baik mengenai perjalanan Angkor Complex.









            Setelah menunggu 10 menit, bus menuju Poipet pun tiba dan siap menjemput kami. Dreamland pun naik dan menempati tempat duduk yang kosong. Bus terlihat sangat lenggang dan kosong. Rupanya bus masih menjemput penumpang lainnya di sebuah titik dan pada akhirnya bus menjadi sangat penuh sesak oleh penumpang. Orang lokalnya bahkan tidak mendapat tempat duduk di bus. Akhirnya setelah semua penumpang dijemput, tiba saatnya bagi kami semua untuk menuju ke Poipet. 









            Perjalanan ke Poipet ini memakan waktu 3 jam. Bus berhenti 1 kali di sebuah toko jajanan pinggir jalan yang pernah Dreamland lihat tahun lalu. Sialnya bagi penumpang yang tidak mau turun, AC bus malah dimatikan. Kesengajaan ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Sesudah 20 menit berada di kawasan ini, kami melanjutkan perjalanan ke border. Nah di border inilah, penumpang yang membeli karcis ke Bangkok ditandai denga stiker merah, sementara yang hanya di Poipet dipersilahkan langsung turun.









            Buat penumpang yang pergi ke Bangkok akan melanjutkan dengan kendaraan yang berbeda di Aranyaprathet, kata petugas yang naik ke dalam bus. Berhubung Dreamland tidak mau membuang-buang waktu, Dreamland langsung mengambil koper dan mengantri di konter imigrasi Departure negara Kamboja. Tidak seperti biasanya, konter ini sangat ramai oleh orang yang mau pergi dari Kamboja. Untung Dreamland sigap, sehingga mendapat antrian yang cukup strategis. Banyak sekali penumpang bus yang terpaksa mengantri di tengah terik matahari karena tidak terlindung oleh atap bangunan. Setelah menunggu selama 15 menit, akhirnya Dreamland mendapat cap keluar dari Kamboja.









            Dreamland pun berjalan melewati kawasan kasino menuju imigrasi masuk Thailand. Banyak sekali imigran asal Kamboja yang menunggu di sini ingin bekerja ke Thailand. Dreamland naik ke lantai 2 sebagai konter imigrasi orang asing dan betapa terkejutnya Dreamland melihat antrian yang seperti ular tangga ini. Padahal dari semua review wisata biasanya imigrasi Kambojalah yang paling menyita waktu, kok ini malah di sudut Thailand.









            Ruangan yang dipenuhi sesak oleh turis ini membuat suhunya semakin panas dan gerah. Antrian pun berlangsung selama kurang lebih 1 jam sebelum akhirnya Dreamland mendapat cap masuk Thailand. Pengalaman ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Setelah keluar imigrasi, diperiksa barang bawaan di CT Scan, dan akhirnya selesai, Dreamland pun langsung mencari tuk-tuk untuk pergi ke stasiun kereta api Aranyaprathet. 









            Awalnya Dreamland berharap mendapat tuk-tuk di bawah harga 80 THB, namun tampaknya upaya itu nihil, sehingga terpaksa Dreamland naik dengan harga demikian. Hal ini wajar karena tuk-tuk yang ada di perbatasan di monopoli oleh komunitas tuk-tuk yang menyeragamkan harga 80 THB. Setelah naik tuk-tuk selama 10 menit, akhirnya Dreamland tiba kembali di stasiun kereta api Aranyaprathet. 









            Dreamland langsung mengantri untuk membeli karcis ke Bangkok seharga 48 THB dengan jam keberangkatan 13.55. Sebelum berangkat, Dreamland membungkus nasi goreng terlebih dahulu seharga 35 THB. Akhirnya setelah menunggu 40 menit, kereta pun berangkat meninggalkan Aranyaprathet. Seperti biasa, sepanjang jalan Dreamland melihat kereta berhenti di stasiun yang unik, mulai dari gubuk, hutan liar, sampai bangunan tua yang sudah tidak dipakai. 







            Pedagang pun berjualan silih berganti dan makin ke Bangkok, keretanya jadi semakin ramai penuh sesak. Singkat kata, Dreamland sampai 6 jam kemudian di Bangkok dengan kondisi badan ringsek dan super pegal pukul 20.00. Dreamland pun segera mencari makan malam dan ternyata food court di Hua Lam Phong sudah tutup, sehingga terpaksa Dreamland membeli makanan instan, seperti roti dan hot dog untuk dijadikan bekal ke Nong Khai. Dreamland pun langsung membeli tiket kereta ke Nong Khai seharga 213 THB untuk kelas 3. 









            Lho kok tidak yang kelas 2 saja, kan lebih nyaman? Bayangkan saja harga kelas 2 adalah 750 sekian THB, tentu jomplang dan membuat keuangan menjadi rusak, bukan? Terpaksa deh Dreamland harus rela menderita demi menghemat uang. Dreamland pun segera naik ke kereta api untuk keberangkatan pukul 20.45 di Platform 5. Suasana kursinya rupanya sama seperti yang ke Aranyaprathet. Ya sudah, Dreamland berdoa saja supaya pantat tidak tepos dan bisa sampai di Nong Khai esok hari dengan baik.




            Perjalanan pun dimulai tepat pukul 20.45. Kereta pun berjalan melewati stasiun demi stasiun, mulai dari Sam Sen, Bang Sue Junction, dan lain sebagainya. Tiba-tiba kereta terhenti sangat lama di Chiang Rak. Entah apa yang terjadi, kereta api Dreamland berhenti lebih dari 2 jam! Penumpang pun keluar kereta, berjalan ke sana kemari karena kesal, dan ada yang menyetel musik sangat keras. Peristiwa ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Akhirnya menjelang pukul 24.00, kereta api kembali berangkat tanpa kejelasan mengapa berhenti begitu lama di tengah jalan.













            Mungkin karena kecapekan, Dreamland akhirnya tertidur juga dengan segala ketidaknyamanan yang ada. Nantikan perjalanan Dreamland di kereta api menuju Nong Khai pada esok hari hanya di Dreamland Traveller!

Siem Reap, Bangkok, 6 Juli 2014

Dreamland Traveller

Catatan:
- Kurs 1 THB saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 370 IDR.
- Thailand terkenal sebagai negara pariwisata yang handal, murah, dan mudah bagi para wisatawan.
- Kita bisa pergi ke Vientiane, Laos melalui Nong Khai di Timur Laut Thailand atau ke Poipet, Kamboja melalui Aranyaprathet di Timur Thailand dengan kereta api yang ada di stasiun Hua Lam Phong.
- Kawasan Indochina sangat mudah dikunjungi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat, bus, hingga kereta api.
- Objek wisata yang terkenal di Bangkok, Thailand, antara lain Wat Pho, Wat Arun, Royal Palace, Chao Phraya River, MBK Mall, Siam Paragon Mall, Siam Discovery Mall, Platinum Mall, Chatuchak Weekend Market, dan lain sebagainya.
- Objek wisata yang terkenal di Siem Reap, Cambodia, antara lain Angkor Wat, Angkor Thom, Ta Phrom, Bayon Temple, Banteay Srie, Wat Thmei, Floating Village, Old Market, dan lain sebagainya.
- Objek wisata yang terkenal di Vientiane, Laos, antara lain Phat That Luang Pagoda, Patuxay, Sisaket Museum, Wat Si Muang, Talat Sao Mall, Mekong River, Black Stupa, dan lain sebagainya.
- Vientiane menerima uang THB sebagai alat pembayaran, disamping LAK (Lao Kip) sebagai mata uang resmi negara Laos.
- Cambodia menggunakan mata uang US Dollar dan Cambodia Riel (CAR) sebagai alat pembayaran.
- Kurs 1 USD saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 11.800 IDR.
- 1 USD setara dengan 4.000 Riel Cambodia.
- 1 THB setara dengan 200 LAK (Lao Kip)
- Warga negara Indonesia bebas visa untuk memasuki Thailand, Laos, dan Kamboja tanpa ada biaya tertentu.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.