Monday, July 21, 2014

Day 8 : Mendadak Diare di MBK

Dreamland Traveller


Day 8 : Mendadak Diare di MBK
            Tiba saatnya bagi Dreamland untuk mengakhiri rangkaian Indochina Trip pada hari ini. Berhubung pesawat Dreamland akan berangkat dari Bangkok pada pukul 21.35 malam, jadi Dreamland masih punya waktu luang yang sangat banyak untuk dipakai berjalan-jalan di Bangkok. Dreamland menghabiskan waktu dengan bersantai di kamar hotel sampai pukul 11.45 karena waktu check-out hotel pukul 12.00, Dreamland menitipkan barang bawaan pada staf hotel yang berbaju hijau.


















            Setelah barang dititipkan, kunci kamar dan deposit dikembalikan, Dreamland langsung pergi ke halte bus menuju MBK dengan bus nomor 113. Tarifnya senilai 8 THB saja untuk bus non AC. Hanya saja, bus non AC ini membuat Dreamland masuk angin dan tidak enak badan. Jalanan Bangkok yang macet membuat perjalanan yang ditempuh menjadi 1 jam lebih. Sesampainya di MBK, tiba-tiba saja perut Dreamland menjadi mulas. Dreamland pun segera berlari mencari toilet terdekat untuk menyelamatkan perut.






















            Sesampainya di toilet, rupanya Dreamland terkena diare. Setelah selesai, Dreamland melanjutkan jalan-jalan lagi. Tiba-tiba perut terasa mulas lagi dan tidak nyaman. Akibatnya, Dreamland ke toilet sampai 10 kali! Peristiwa ini akan Dreamland bahas dalam Dreamland Traveller Moment. Dreamland mengisi waktu luang ini dengan melihat-lihat secara perlahan apa saja yang dijual di MBK. 






















            Tak hanya itu, Dreamland juga menukarkan minuman Welcome Drink ke staf yang ada dengan mengisi nomor paspor di lantai 5 food court. Minumannya seperti milk tea, tapi lumayan dapat gratisan ya. Seperti biasa, semua proses diwarnai dengan aksi bolak balik toilet karena perut yang mulas berkali-kali. Sesudah itu berhubung hari makin siang, Dreamland pergi ke food court untuk makan siang. Dreamland membeli makan siang nasi goreng seharga 50 THB. 
















            Berhubung diarenya makin parah, Dreamland mencari toko obat untuk membeli obat diare seharga 30 THB dan obat gosok seharga 20 THB. Benar-benar merepotkan ya kalau sakit di saat yang tidak tepat ini. Mungkin karena tadi pagi sarapannya nasi ayam yang tidak matang jadi berpengaruh pada diare seperti ini ya. Sesudah makan siang, Dreamland langsung berkeliling lagi MBK terakhir kalinya, sebelum akhirnya keluar dan menunggu di halte bus.


















            Dreamland memutuskan untuk pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 15.00. Bus yang dinanti sangat lama tibanya. Dreamland menunggu bus 113 hampir selama 1 jam sebelum akhirnya bus ini tiba. Perjalanan pun ditempuh dengan cukup lama. Akhirnya setelah perjalanan 50 menit, Dreamland pun sampai di halte bus dekat Nasa Vegas Hotel. Lagi-lagi perut Dreamland bermasalah, sehingga bertanya adakah toilet di sekitar tempat beli gorengan. Untungnya ada toilet, sehingga Dreamland tidak “keluar” di celana.


















            Sesudah membeli bekal nasi putih dan gorengan untuk di bandara, Dreamland langsung berjalan ke hotel untuk mengambil bagasi. Nah staf yang berbaju hijau ini sangat pamrih terhadap uang tips sampai menunggu Dreamland segala. Dreamland sih pura-pura acuh saja karena harusnya jasa titip bagasi gratis dan sukarela dari hotel. Memang staf Nasa Vegas Hotel ini sangat terkenal suka mengutip tips dari tamu hotel. Jadi cukup tahu saja. 


















            Setelah koper di tangan, Dreamland langsung berjalan pulang ke Airport Rail Link menuju ke Suvarnabhumi Airport. Dreamland harus membayar 30 THB. Setelah perjalanan sampai di Lat Krabang Station, tiba-tiba perut Dreamland lagi-lagi bermasalah. Dreamland mencoba menahan sekuat-kuatnya sampai Suvarnabhumi dan langsung berlari ke toilet begitu sampai di airport. 


















            Dreamland pun memakan bekal yang sudah dibungkus sebagai makan malam itu di airport. Pukul 19.00, Dreamland mengantri untuk mendapat boarding pass di konter Tigerair dengan destinasi Bangkok – Singapore. Setelah mendapatkan tiket, Dreamland langsung pergi ke konter imigrasi setelah melewati pemeriksaan yang sangat ketat. Dreamland pun mendapat cap keluar Thailand. 


















            Sebelum menuju ke ruang tunggu, Dreamland berfoto dulu dengan ornamen yang ada di bandara. Melihat-lihat toko dan restoran yang ada. Semua harga di bandara Suvarnabhumi ini sangat mahal dan tidak sesuai dengan budget Dreamland. Ada teknologi canggih di bandara Suvarnabhumi di mana ada layar yang bisa mendeteksi pergerakan badan kita di dekat toilet. Sungguh sangat menarik. Setelah itu, Dreamland langsung berjalan ke ruang duduk yang ada dekat konter keberangkatan. 


















            Dreamland pun duduk selama 1 jam lebih sebelum akhirnya turun ke ruang tunggu pesawat di F2. Sebagai informasi, jangan mepet jika datang ke Bandara Suvarnabhumi karena bandaranya sangat luas. Dreamland pernah hampir ketinggalan pesawat saat pulang naik Mandala dulu karena terlalu lama berleha-leha di hotel. Setelah mengantri dan disobek boarding passnya, Dreamland pun duduk menunggu waktu keberangkatan. 


















            Setelah pesawat siap diberangkatkan, kami diperkenankan masuk dengan aturan yang sama, yakni Board Me First didahulukan. Untungnya perut Dreamland bisa bekerja sama dengan baik kali ini. Bayangkan kalau di atas pesawat masih mulas bisa menderita Dreamland. Singkat kata, setelah semua penumpang naik pesawat, akhirnya pesawat Tigerair Bangkok – Singapore siap diberangkatkan. Perjalanan pun ditempuh selama 2 jam 10 menit. 


























            Sepanjang perjalanan, Dreamland mengisi waktu dengan tertidur pulas karena capek berjalan-jalan, juga diare yang berkepanjangan. Setibanya di Changi Airport Singapore, waktu sudah menunjukkan pukul 01.00. Nantikan pengalaman Dreamland menginap di Changi Airport dalam catatan hari selanjutnya hanya di Dreamland Traveller!

Bangkok, 10 Juli 2014

Dreamland Traveller

Catatan:
- Kurs 1 THB saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 370 IDR.
- Thailand terkenal sebagai negara pariwisata yang handal, murah, dan mudah bagi para wisatawan.
- Kita bisa pergi ke Vientiane, Laos melalui Nong Khai di Timur Laut Thailand atau ke Poipet, Kamboja melalui Aranyaprathet di Timur Thailand dengan kereta api yang ada di stasiun Hua Lam Phong.
- Kawasan Indochina sangat mudah dikunjungi dengan berbagai moda transportasi, mulai dari pesawat, bus, hingga kereta api.
- Objek wisata yang terkenal di Bangkok, Thailand, antara lain Wat Pho, Wat Arun, Royal Palace, Chao Phraya River, MBK Mall, Siam Paragon Mall, Siam Discovery Mall, Platinum Mall, Chatuchak Weekend Market, dan lain sebagainya.
- Objek wisata yang terkenal di Siem Reap, Cambodia, antara lain Angkor Wat, Angkor Thom, Ta Phrom, Bayon Temple, Banteay Srie, Wat Thmei, Floating Village, Old Market, dan lain sebagainya.
- Objek wisata yang terkenal di Vientiane, Laos, antara lain Phat That Luang Pagoda, Patuxay, Sisaket Museum, Wat Si Muang, Talat Sao Mall, Mekong River, Black Stupa, dan lain sebagainya.
- Vientiane menerima uang THB sebagai alat pembayaran, disamping LAK (Lao Kip) sebagai mata uang resmi negara Laos.
- Cambodia menggunakan mata uang US Dollar dan Cambodia Riel (CAR) sebagai alat pembayaran.
- Kurs 1 USD saat Dreamland melakukan perjalanan adalah 11.800 IDR.
- 1 USD setara dengan 4.000 Riel Cambodia.
- 1 THB setara dengan 200 LAK (Lao Kip)
- Warga negara Indonesia bebas visa untuk memasuki Thailand, Laos, dan Kamboja tanpa ada biaya tertentu.

~ oOo ~

1 comment:

  1. Admin, aku boleh minta email nya ga ? Minggu depan aku dr suvarnabumi ke singapura dan sialnya itu perjalanan sendiri.. ada hal yang mau aku tanyain karena jujur masih bingung. Terimakasih banyak Di tunggu yaa

    ReplyDelete

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.