Wednesday, May 7, 2014

Day 1 : Welcome To Miri


Dreamland Traveller

Day 1 : Welcome To Miri
            Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam dari Kuching, akhirnya Dreamland tiba di Miri Airport. Sebagai bandara di kota kecil, Miri Airport boleh dikatakan bagus dan berstandar nasional. Dreamland langsung keluar dari pesawat dan naik ke ruang kedatangan. Dreamland pun mencoba mencari informasi apa saja yang bisa dikunjungi selama di Miri ini. Sayangnya, tidak ada konter Tourism Malaysia di Miri ini. Hanya ada konter wisata Gunung Mulu yang beroperasi.









            Sama seperti di Kuching, Dreamland tidak menemukan ada halte bus untuk mencapai ke pusat kota. Berhubung Dreamland penasaran, akhirnya Dreamland nekad keluar bandara dan menyeberang jalan menuju sebuah food court. Di sana kebetulan ada taksi, namun tidak ada supirnya. Setelah Dreamland keliling, rupanya supirnya baru selesai makan dan hendak masuk lagi ke taksi. Langsung deh Dreamland cegat dan deal RM 25 untuk sampai di My Homestay Guesthouse.







            Dreamland tidak terlalu berharap banyak dari Miri karena kota ini hanya persinggahan sementara untuk menuju ke Brunei Darussalam yang menjadi fokus destinasi kedua Dreamland setelah Kuching. Miri sendiri kota kecil yang cukup berkembang. Terbukti dari banyaknya pertokoan dan mal yang ada di Miri. Sepanjang jalan, Dreamland melihat kota Miri sudah cukup maju, hanya saja sedikit sepi. Tapi Miri masih lebih ramai dibandingkan Kuching ironisnya.




            Sesampainya di hostel, Dreamland langsung naik ke atas dan menitipkan barang bawaan karena jam check-in hostel adalah pukul 14.00, sementara itu jam masih menunjukkan pukul 10.00. Dreamland pun makan pagi dulu di Shukie Cafe yang terletak tepat di bawah My Homestay Guesthouse. Konon pemiliknya katanya kakak adik dengan pemilik hostel di atas. Setelah kenyang, Dreamland langsung memulai perjalanan dengan mengunjungi Imperial Mall yang ada TEPAT di seberang hostel.






            Mal ini sangat biasa-biasa saja dan membosankan, sehingga Dreamland hanya sekilas di mal ini. Setelah itu, Dreamland berjalan mengunjungi Miri Handicraft Centre. Pusat kerajinan Miri ini sangat garing dan penjualnya pun sangat sedikit. Hal ini membuat Dreamland tidak berminat. Selanjutnya, Dreamland menuju ke Bintang Megamall Shopping Complex. Mal ini bisa dikatakan mal terbesar di Miri. Didalamnya terdapat bioskop, supermarket, toko baju, dan berbagai perlengkapan elektronik bisa ditemukan dengan mudah di sini. 






            Sesudah berjalan-jalan di mal, Dreamland kemudian berjalan ke Imperial Mall sisi yang baru dibangun. Mal ini ACnya sangat dingin dan mantap. Terlihat bahwa tempat ini masih baru dibangun dan tokonya pun baru diisi beberapa. Setelah puas melihat-lihat mal, Dreamland pun kembali ke hotel untuk check in, membayar RM 50 dan deposit, dan beristirahat sejenak terlebih dahulu dengan tidur siang untuk memulihkan tenaga setelah bangun pagi di Kuching.






            Sepanjang jalan yang Dreamland temui tadi semuanya hidup. Malnya pun banyak pengunjung dan sangat berbeda drastis dengan Kuching yang malnya mati semua. Setelah tidur siang, Dreamland pun bangun dan meneruskan eksplorasi kota. Kali ini Dreamland ingin mengunjungi sisi Waterfront Miri. Waterfront Miri ini sangat kumuh, berbau bensin, dan tidak enak dilihat. Terbukti dari banyaknya rumah kumuh yang berdiri di kawasan ini. 






            Setelah melihat waterfront, Dreamland beranjak menuju Soon Hup Shopping Complex yang ternyata menjadi pertokoan mati. Terlihat tidak ada pengunjung yang masuk dan toko yang buka hanya beberapa saja. Setelah itu Dreamland kembali ke hotel untuk mandi. My Homestay Guesthouse ini boleh dikatakan hostel yang bagus menurut Dreamland. Kamar mandi My Homestay Guesthouse adalah kamar mandi terbaik yang Dreamland temui untuk kategori hostel. Selain itu, lokasi strategis, bisa bermain komputer gratis di lobby, ada jasa minivan ke Brunei, dan ada dispenser minuman gratis. Pokoknya sangat TOP banget deh.







            Hanya saja kelemahannya terletak pada kamarnya yang sangat kecil dan sempit. Dreamland pun menghabiskan malam dengan makan di restoran yang dekat hotel dan bermain Wi-Fi di lobby. Tak lupa juga Dreamland memesan tiket minivan ke Brunei seharga RM 60 sekali jalan. Hal ini didasari pertimbangan terminal bus yang jauh dan peminat ke Brunei yang sedikit, sehingga bisa menghambat perjalanan. 












            Malamnya pun Dreamland beristirahat untuk mempersiapkan diri esok hari berwisata di Brunei Darussalam. Memang tidak ada yang istimewa di pusat kota Miri ini.

Miri, 18 April 2014

Dreamland Traveller

Catatan:
- Miri adalah kota di Sarawak, Malaysia yang terdekat dengan negara Brunei Darussalam.
- Tempat wisata yang bisa dikunjungi di Miri, antara lain Gunung Mulu (harus pakai pesawat domestik), Miri Handicraft Centre, Toaist Temple, Tua Pek Kong Temple, dan wisata diving.
- Terdapat bus kota di Miri jika ingin berkeliling kota.
- Semua pusat transportasi di Miri ada di Pujut Corner Bus Terminal untuk pergi ke Kuching, Kota Kinabalu, Brunei Darussalam, dan destinasi lainnya melalui jalur darat.

~ oOo ~

No comments:

Post a Comment

Terima kasih dan selamat datang di Dreamland Traveller! Komentar, saran, dan pertanyaan dapat dituliskan pada kolom komentar di bawah ini.